Dankodaeral IV Dampingi Menhan Tinjau Latihan Operasi TNI 2026 di Lingga
- 08 Agt 2026 07:51 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Komandan Kodaeral IV Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko, S.E., M.Tr.Opsla., mendampingi Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin dalam pelaksanaan Latihan Operasi TNI Terintegrasi Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) 9 Pantai Todak, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Rabu 5 Agustus 2026. Kegiatan strategis tersebut turut dihadiri Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, serta Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono.
Dalam pelaksanaan kegiatan, Dankodaeral IV didampingi Asintel, Asops, dan Askomlek Dankodaeral IV, Dandenintel Kodaeral IV, serta Danlanal Dabo Singkep. Kehadiran jajaran pimpinan TNI dan Kementerian Pertahanan menjadi bukti kuat komitmen pemerintah dalam memastikan kesiapan operasi gabungan TNI yang profesional, modern, serta mampu beradaptasi terhadap perkembangan ancaman strategis di tingkat nasional maupun regional.
Latihan Operasi TNI Terintegrasi TA 2026 merupakan salah satu latihan terbesar yang dirancang untuk menguji kemampuan operasi gabungan tiga matra, yakni TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara. Berbagai skenario operasi dilaksanakan secara terpadu untuk mengukur kesiapan personel, alutsista, sistem komando dan pengendalian, hingga interoperabilitas antarsatuan dalam menghadapi berbagai potensi ancaman terhadap kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pada kesempatan tersebut, Menteri Pertahanan bersama Panglima TNI dan para Kepala Staf Angkatan meninjau secara langsung jalannya latihan di lapangan. Selain menyaksikan simulasi operasi gabungan, rombongan juga menerima paparan mengenai kesiapan pasukan, efektivitas sistem komando, dukungan logistik, serta capaian sasaran latihan. Hasil peninjauan ini menjadi bagian dari evaluasi untuk terus meningkatkan kemampuan tempur dan kesiapsiagaan operasional TNI di masa mendatang.
Rangkaian kegiatan juga diwarnai dengan upacara pembaretan Warga Kehormatan Korps Marinir kepada Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin, Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono. Penyematan Baret Ungu merupakan simbol penghormatan Korps Marinir atas dedikasi dan kontribusi para penerima dalam mendukung pembangunan kekuatan pertahanan nasional serta kemajuan Korps Marinir TNI Angkatan Laut.
Sebagai penanggung jawab wilayah, Dankodaeral IV memastikan seluruh dukungan penyelenggaraan latihan di kawasan Dabo Singkep berjalan secara optimal. Dukungan tersebut meliputi kesiapan daerah latihan, pengamanan, logistik, komunikasi, hingga koordinasi lintas satuan dan instansi terkait. Sinergi yang solid menjadi faktor utama dalam menjamin kelancaran latihan berskala nasional yang melibatkan berbagai unsur kekuatan pertahanan.
Pelaksanaan Latihan Operasi TNI Terintegrasi TA 2026 di Puslatpurmar 9 Pantai Todak diharapkan semakin memperkuat kemampuan operasi gabungan TNI dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks. Selain meningkatkan profesionalisme prajurit dan efektivitas interoperabilitas antarmatra, latihan ini juga menjadi wujud kesiapan TNI dalam menjaga kedaulatan NKRI, melindungi seluruh rakyat Indonesia, serta mengamankan kepentingan nasional di darat, laut, dan udara. Kepulauan Riau yang memiliki posisi strategis di jalur pelayaran internasional pun terus menjadi salah satu wilayah penting dalam penguatan sistem pertahanan negara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....