Harganas ke-33, BKKBN Kepri Ajak Ayah Wajib Hadir di Era Digital

  • 29 Jun 2026 16:11 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Riau memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 melalui upacara yang dipimpin Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau, Victor Palimbong, Senin, 29 Juni 2026. Peringatan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan silaturahmi bersama jajaran pegawai sebagai wujud rasa syukur sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan BKKBN Kepri.

Dalam upacara tersebut, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau yang akrab disapa Dokter Victor membacakan sambutan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji. Dalam sambutannya, Menteri Wihaji menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul di tengah tantangan Era VUCA yang ditandai dengan perubahan cepat, ketidakpastian, kompleksitas, dan ambiguitas.

Menurut Menteri Wihaji, Indonesia saat ini tengah berada pada momentum bonus demografi yang harus dimanfaatkan melalui peningkatan kualitas keluarga. Upaya tersebut dimulai dari penguatan tiga pilar utama, yakni kesehatan, pendidikan karakter, dan ketahanan mental anak sejak dini.

"Kita harus menuntaskan stunting, memperkuat pendidikan karakter di rumah, serta menjadikan keluarga sebagai pelabuhan emosional yang mampu membentuk anak-anak yang tangguh dan adaptif menghadapi perubahan zaman," demikian kutipan sambutan Menteri yang dibacakan Dokter Victor.

Menteri juga mengingatkan pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan. Kehadiran ayah tidak cukup hanya secara fisik, tetapi juga harus hadir secara emosional agar anak memperoleh kasih sayang, teladan, dan rasa aman dalam keluarga.

Selain itu, keluarga diharapkan mampu mengendalikan penggunaan teknologi digital agar tidak mengurangi kualitas interaksi antaranggota keluarga. Rumah harus tetap menjadi ruang yang hangat untuk berdialog, saling mendengar, dan membangun karakter generasi penerus bangsa.

Usai membacakan sambutan Menteri, Dokter Victor mengatakan bahwa pesan Harganas tahun ini sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini, ketika perkembangan teknologi membawa kemudahan sekaligus tantangan bagi kehidupan keluarga.

"Di satu sisi, era digitalisasi membawa kemajuan, namun di sisi lain menghadirkan tantangan baru yang perlu diwaspadai bersama. Saat ini anggota keluarga cenderung lebih banyak berinteraksi dengan layar daripada satu sama lain. Percakapan yang bermakna tergantikan oleh notifikasi, sementara kedekatan emosional perlahan tergerus," ujarnya.

Menurut Dokter Victor, keluarga yang kuat di era digital adalah keluarga yang mampu mengelola teknologi secara bijaksana, antara lain dengan menetapkan batas waktu penggunaan gawai, membangun tradisi kebersamaan tanpa perangkat digital, serta menjaga ruang komunikasi yang hangat dan berkualitas.

Ia juga menegaskan bahwa gerakan "Ayah Wajib Hadir" bukan sekadar menghadirkan sosok ayah secara fisik, tetapi juga memastikan ayah terlibat aktif dalam pengasuhan, menjadi teladan, membangun kepercayaan, serta memberikan perhatian yang konsisten terhadap tumbuh kembang anak.

Setelah Upacara Peringatan Harganas ke-33 dilakukan juga pemotongan tumpeng dan silaturahmi seluruh pegawai sebagai wujud rasa syukur dan komitmen bersama untuk terus memperkuat pembangunan keluarga berkualitas menuju Indonesia Emas tahun 2045

Rangkaian peringatan Harganas di Provinsi Kepulauan Riau masih akan terus berlanjut hingga bulan Juli 2026 dengan berbagai kegiatan seperti pelayanan KB, workshop dan lainnya sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi dalam pembangunan keluarga yang tangguh dan sejahtera.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....