AAU Cetak Pemimpin Muda Penggerak Pembangunan Nasional Berkelanjutan

  • 19 Jun 2026 09:26 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Akademi Angkatan Udara (AAU) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia melalui penyelenggaraan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2026. Kegiatan ini resmi dibuka oleh Gubernur AAU, Donald Kasenda, di Lapangan Dirgantara AAU, Yogyakarta, Rabu 17 Juni 2026.

Program diklat tersebut diikuti oleh 500 peserta putri dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan akan berlangsung hingga 31 Juli 2026 dengan tujuan membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat, disiplin tinggi, serta kemampuan kepemimpinan yang mampu mendukung pembangunan di tingkat desa, kelurahan, maupun kawasan pesisir.

Dalam amanat Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Republik Indonesia yang dibacakan Gubernur AAU, ditegaskan bahwa Indonesia membutuhkan sumber daya manusia yang tangguh, adaptif, dan berintegritas dalam menghadapi berbagai tantangan global. Oleh karena itu, program SPPI dirancang untuk mencetak agen perubahan yang mampu berkontribusi langsung dalam penguatan ekonomi masyarakat berbasis koperasi.

Materi yang diberikan dalam diklat mencakup Latihan Dasar Kemiliteran serta pelatihan manajerial yang berfokus pada pengelolaan koperasi dan pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih. Kombinasi antara pembinaan karakter dan peningkatan kapasitas manajemen ini diharapkan dapat melahirkan pemimpin muda yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga semangat pengabdian kepada masyarakat.

Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Koperasi Nelayan Merah Putih sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Melalui koperasi yang dikelola secara profesional, masyarakat diharapkan memiliki akses yang lebih baik terhadap pembiayaan, pemasaran produk, penguatan usaha mikro, hingga peningkatan kesejahteraan anggota.

Keterlibatan AAU dalam penyelenggaraan program ini menunjukkan bahwa lembaga pendidikan militer tidak hanya berperan dalam mencetak prajurit TNI AU yang profesional, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan nasional melalui pembentukan karakter generasi muda. Nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, kerja sama, dan tanggung jawab yang menjadi ciri khas pendidikan militer dinilai relevan untuk diterapkan dalam pembangunan masyarakat.

Melalui Diklat SPPI Tahun 2026, pemerintah berharap lahir generasi muda yang mampu menjadi motor penggerak pembangunan di daerah masing-masing. Dengan bekal kemampuan kepemimpinan, manajemen koperasi, dan semangat pengabdian, para peserta diharapkan dapat memperkuat perekonomian desa dan kawasan nelayan sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan nasional yang mandiri, inklusif, dan berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....