Polibatam Perkuat Talenta MRO Menuju Hub Asia Regional

  • 11 Jun 2026 15:06 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Program Studi Aircraft Maintenance Training Organization (AMTO) Politeknik Negeri Batam turut ambil bagian dalam Indonesia MRO Summit (IMROS) 2026 yang berlangsung pada 9–10 Juni 2026 di Radisson Golf & Convention Center Batam. Mengusung tema “Indonesia Path to Becoming Asia MRO Hub”, kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi pelaku industri, pemerintah, akademisi, dan pemangku kepentingan untuk memperkuat posisi Indonesia dalam industri Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) penerbangan di tingkat regional maupun global.

Kehadiran berbagai pemangku kepentingan nasional dan internasional menunjukkan besarnya perhatian terhadap pengembangan industri MRO di Indonesia. Salah satu sesi penting dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, yang memaparkan materi bertajuk “Batam as the Gateway to a Regional MRO Hub”. Dalam paparannya, Batam dinilai memiliki posisi strategis dengan dukungan kawasan industri, pelabuhan internasional, serta kedekatan dengan jalur penerbangan regional yang menjadikannya potensial sebagai pusat layanan MRO di Asia Tenggara.

Sebagai institusi pendidikan vokasi yang berfokus pada pengembangan sumber daya manusia industri, Polibatam menampilkan kontribusi nyata dalam menyiapkan tenaga kerja terampil yang sesuai dengan kebutuhan sektor penerbangan. Melalui program AMTO, Polibatam terus menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi teknis dan sertifikasi yang dibutuhkan oleh industri perawatan pesawat terbang.

Pada hari pertama pelaksanaan IMROS 2026, delegasi Polibatam juga turut mempersembahkan tari budaya Indonesia sebagai bagian dari rangkaian acara pembukaan. Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari para peserta dan tamu undangan karena tidak hanya memperkenalkan kekayaan budaya nasional, tetapi juga menunjukkan semangat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri dalam suasana yang penuh kebersamaan.

Direktur Polibatam, Bambang Hendrawan, hadir sebagai pembicara pada sesi “Bridging Industry and Education: Future MRO Talent Ecosystem in Indonesia”. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan, industri, dan pemerintah dalam membangun ekosistem talenta MRO yang berkelanjutan. Menurutnya, kebutuhan tenaga kerja kompeten di sektor penerbangan akan terus meningkat seiring pertumbuhan industri aviasi nasional dan regional.

Industri MRO sendiri merupakan salah satu sektor strategis yang berperan penting dalam menjaga keselamatan, keandalan, dan efisiensi operasional armada penerbangan. Dengan meningkatnya jumlah pesawat yang beroperasi di kawasan Asia Pasifik, kebutuhan layanan perawatan dan perbaikan pesawat diperkirakan terus bertumbuh dalam beberapa tahun mendatang. Kondisi ini membuka peluang besar bagi Indonesia, khususnya Batam, untuk menjadi pusat layanan MRO yang kompetitif di kawasan.

Partisipasi Polibatam dalam IMROS 2026 diharapkan mampu memperluas jaringan kerja sama strategis dengan berbagai pemangku kepentingan industri penerbangan, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi vokasi dalam mencetak talenta unggul. Melalui kolaborasi yang erat antara dunia pendidikan dan industri, Polibatam optimistis dapat berkontribusi dalam mewujudkan Batam sebagai gerbang MRO regional serta mendukung Indonesia menjadi salah satu pusat industri perawatan pesawat terkemuka di Asia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....