Rumah Zakat: Makna Idul Adha Perkuat Kepedulian Sosial Umat Muslim

  • 28 Mei 2026 19:52 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Idul Adha merupakan hari besar yang dirayakan umat Islam di seluruh dunia setiap tanggal 10 Dzulhijjah. Hari raya ini memiliki makna mendalam tentang keikhlasan, ketaatan, dan pengorbanan dalam menjalankan perintah Allah SWT. Momentum Idul Adha juga menjadi pengingat akan pentingnya kepedulian sosial serta berbagi kepada sesama, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sejarah Idul Adha tidak terlepas dari kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Allah SWT menguji kesabaran Nabi Ibrahim dengan perintah untuk menyembelih putranya tercinta, Ismail. Dengan penuh keteguhan dan keikhlasan, keduanya menerima dan menjalankan perintah tersebut sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Namun, sebelum penyembelihan dilakukan, Allah menggantikan Nabi Ismail dengan seekor domba jantan dari surga sebagai sembelihan besar.

Peristiwa tersebut kemudian menjadi dasar pelaksanaan ibadah qurban bagi umat Islam hingga saat ini. Melalui penyembelihan hewan qurban, umat Muslim diajak untuk meneladani nilai pengorbanan, keikhlasan, serta kepedulian terhadap sesama dengan membagikan daging qurban kepada masyarakat yang membutuhkan.

Keutamaan ibadah qurban juga dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW. Dalam hadis riwayat Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Al Hakim disebutkan bahwa tidak ada amalan yang lebih dicintai Allah SWT pada hari Nahr atau Idul Adha selain mengalirkan darah hewan qurban. Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan ibadah qurban dengan penuh rasa syukur dan kebahagiaan.

Seiring perkembangan zaman, optimalisasi ibadah qurban kini dilakukan melalui program Superqurban. Program ini mengolah dan mengemas daging qurban menjadi cadangan pangan protein hewani dalam bentuk kornet maupun rendang. Superqurban dinilai efektif membantu masyarakat terdampak bencana maupun daerah rawan pangan karena mudah didistribusikan dan memiliki daya tahan hingga dua tahun.

Program Superqurban juga sejalan dengan hadis Rasulullah SAW yang menganjurkan agar daging qurban tidak hanya dikonsumsi sendiri, tetapi juga dibagikan dan disimpan untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan pangan. Selain sesuai syariah, Superqurban memiliki banyak keunggulan, seperti praktis dibawa, aman dikonsumsi, mampu menjangkau daerah terpencil, serta memberdayakan petani dan peternak lokal.

Optimalisasi Superqurban turut mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin kedua tentang penghapusan kelaparan. Dengan distribusi pangan yang lebih luas dan tahan lama, program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial dalam perayaan Idul Adha.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....