BKKBN Kepri Pastikan Pendistrbusian MBG 3B

  • 20 Mei 2026 18:41 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Memastikan pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi sasaran 3B (Balita non Paud, Ibu Hamil, dan Ibu Menyusui) berjalan optimal, dr. Victor Palimbong, M.KM, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau, melakukan kunjungan langsung ke Mangsang 4, Kelurahan Tanjung Piayu, Rabu, 20 Mei 2026.

Saat ditemui Kepala Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mangsang 4, Surya Gumilang Sitorus menjelaskan bahwa dapur menyesuaikan standar yang telah ditetapkan, dengan memiliki gudang kering dan gudang basah untuk penyimpanan bahan masakan, agar tetap segar dan tidak mengurangi kandungan gizi dari setiap pengelohan bahan makanan menjadi MBG

Proses memasak dimulai pukul 04.00 hingga selesai pada pukul 07.30 WIB. Saat ini terdapat 1.800 ompreng, dan 350 ompreng khusus pendistribusian kepada sasaran 3B dengan kapasitas maksimal 500 ompreng khusus MBG 3B.

Menggunakawan waktu dan kesempatan, Dokter Victor melakukan kunjungan ke Posyandu Tulip 1, Kelurahan Tanjung Piayu. Dari sinilah MBG 3B, sebanyak 127 diantarkan dari SPPG Mangsang 4 diantar sebelum disalurkan kepada penerima manfaat yang terdiri dari 110 balita, 8 ibu hamil, dan 9 ibu menyusui, oleh Tim Pendamping Keluarga.

“Harap diterima dan dimakan program makan bergizi dari Bapak Presiden kepada ibu ini, semoga bermanfaat dan agar anak-anak Indonesia menjadi tumbuh yang sehat, kuat dan cerdas,” pesan Dokter Victor kepada ibu penerima manfaat.

Tanpa menyiakan kesempatan, ia juga meminta kepada ibu Hamil untuk segera ber-KB pasca persalinan dengan menggunakan kontrasepsi jangka panjang, dan meminta kepada Penyuluh KB untuk memberikan pemahaman memalui Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE).

Dokter Victor juga mengatakan, bahwa program MBG menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak serta mendukung upaya pencegahan stunting sejak dini.

“Melalui program MBG ini, kita ingin memastikan kebutuhan gizi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non paud dapat terpenuhi dengan baik. Selain itu, edukasi terkait KB Pascapersalinan juga penting agar keluarga dapat merencanakan kehamilan secara sehat dan berkualitas,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....