Polibatam Perkuat Kolaborasi Global Pendidikan Vokasi Industri
- 01 Mei 2026 20:50 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Politeknik Negeri Batam (Polibatam) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring internasional melalui penandatanganan kerja sama tripartit bersama PT Liugong Machinery Indonesia dan Liuzhou Polytechnic University (LZPU). Kesepakatan ini berlangsung dalam ajang China-Indonesia TVET Industry-Education Alliance ke-3 yang digelar pada Senin, 27 April 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas UGM.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Pratikno selaku Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Selain itu, hadir pula Staf Khusus Diktisaintek Oki Revialin serta Direktur Polibatam Bambang Hendrawan bersama jajaran pimpinan dari pihak industri dan institusi pendidikan mitra dari Tiongkok.
Penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendorong pengembangan talenta unggul di bidang mekanikal, elektrikal, dan alat berat. Kolaborasi ini mempertegas pentingnya sinergi antara pendidikan vokasi dengan dunia industri, terutama dalam menjawab tantangan kebutuhan tenaga kerja terampil yang semakin kompleks di era globalisasi.
Program kerja sama tersebut akan diwujudkan melalui skema pendidikan inovatif 1+1+1. Skema ini mencakup pembelajaran akademik di Polibatam, pengalaman kerja langsung di industri, serta kesempatan studi dan kolaborasi internasional bersama LZPU di Tiongkok. Pendekatan ini dinilai mampu memberikan pengalaman komprehensif bagi mahasiswa dalam memahami standar industri global.
Melalui kolaborasi ini, mahasiswa Polibatam diharapkan memperoleh eksposur internasional yang lebih luas. Tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga pengalaman lintas budaya yang dapat meningkatkan daya saing lulusan di pasar kerja global. Hal ini sejalan dengan tren pendidikan vokasi modern yang menekankan praktik langsung dan konektivitas global.
Selain itu, kerja sama ini juga mendukung penguatan hubungan bilateral Indonesia–Tiongkok, khususnya di sektor pendidikan dan industri. Model kemitraan seperti ini menjadi contoh konkret implementasi konsep Teaching Factory dan link and match antara kampus dengan dunia usaha, yang terus didorong oleh pemerintah Indonesia.
Polibatam menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan vokasi yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi masa depan. Dengan dukungan mitra industri dan institusi internasional, Polibatam optimistis dapat mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga siap bersaing di tingkat global.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....