Kemhan Perkuat Sinergi Lewat Rapim Organisasi

  • 06 Feb 2026 13:35 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Jakarta: Kementerian Pertahanan Republik Indonesia menggelar Rapat Pimpinan Unit Organisasi (Rapim UO) Kemhan Tahun 2026 di Gedung Jenderal Urip Sumohardjo, Kantor Kemhan, Jakarta, Kamis (5/2). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyatukan arah kebijakan, menyelaraskan program kerja, serta memastikan seluruh unit organisasi bergerak sejalan dengan prioritas pembangunan nasional dan kebijakan pertahanan negara.

Rapim dibuka dan dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kemhan Letjen TNI Tri Budi Utomo, didampingi Inspektur Jenderal Kemhan Letjen TNI Rui F.G.P. Duarte. Dalam arahannya, Sekjen Kemhan menegaskan pentingnya sinkronisasi perencanaan dan pelaksanaan program agar berdampak nyata pada penguatan kesiapan pertahanan negara. Penajaman prioritas, efisiensi anggaran, serta percepatan implementasi program strategis menjadi fokus utama agar kinerja organisasi semakin efektif dan terukur.

Sementara itu, Irjen Kemhan menekankan urgensi penguatan pengendalian internal dan peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan. Ia mengingatkan seluruh pimpinan unit untuk menjalankan program secara transparan, akuntabel, dan berintegritas, sejalan dengan prinsip good governance dan upaya pencegahan potensi penyimpangan. Penguatan fungsi pengawasan internal dipandang krusial untuk memastikan setiap kebijakan dan kegiatan berjalan sesuai aturan serta memberikan manfaat optimal bagi pertahanan negara.

Selain evaluasi capaian kinerja tahun sebelumnya, Rapim UO Kemhan 2026 juga membahas tantangan strategis ke depan, termasuk adaptasi terhadap perkembangan teknologi pertahanan, penguatan sumber daya manusia, serta peningkatan kolaborasi lintas sektor. Transformasi digital dalam tata kelola birokrasi, pemanfaatan data untuk perencanaan berbasis bukti, dan penguatan kerja sama dengan TNI serta kementerian/lembaga terkait turut menjadi bagian dari agenda pembahasan.

Melalui Rapim ini, Kementerian Pertahanan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi antar unit organisasi guna mewujudkan sistem pertahanan negara yang adaptif, efektif, dan terintegrasi. Dengan arah kebijakan yang selaras dan tata kelola yang semakin baik, Kemhan diharapkan mampu merespons dinamika ancaman secara lebih cepat sekaligus mendukung terwujudnya pertahanan negara yang modern dan berdaya saing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....