Portal HANG JEBAT Perkuat PJPK dan Cegah Stunting
- 05 Feb 2026 09:56 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertamanan terus mendorong pemanfaatan HANG JEBAT Geoportal sebagai platform data geospasial yang mendukung pembangunan berbasis data. Inisiatif ini akan terintegrasi dengan implementasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) yang digagas oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN.
Hal tersebut mengemuka dalam pertemuan yang dilaksanakan di Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (4/2). Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertamanan Kota Batam, Bambang Sukirman, SE, M.Si, serta jajaran terkait. Dalam kesempatan tersebut, penjabaran teknis mengenai HANG JEBAT Geoportal disampaikan oleh Penata Kelola Perumahan Ahli Pertama, Elvikhaired, ST, yang memaparkan fungsi, fitur, serta peluang pengembangan dan integrasi data lintas sektor.
HANG JEBAT Geoportal menghadirkan sejumlah fitur utama, antara lain peta interaktif yang menampilkan sebaran perumahan, kawasan permukiman, fasilitas umum, serta pekerjaan fisik pembangunan. Selain itu, geoportal ini dilengkapi dengan data statistik dan informasi tematik yang dapat digunakan sebagai bahan analisis dan perencanaan pembangunan wilayah berbasis spasial. Platform ini juga menyediakan fitur pelaporan masyarakat yang memungkinkan warga menyampaikan aduan atau permasalahan terkait perumahan, permukiman, dan pertamanan secara langsung dan terstruktur.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau, Rohina, M.Si, dalam dialognya menyampaikan bahwa HANG JEBAT Geoportal memiliki potensi besar apabila dapat terintegrasi dengan berbagai perangkat daerah untuk mendukung program pembangunan keluarga dan percepatan penurunan stunting. Menurutnya, pemanfaatan data berbasis wilayah menjadi kunci dalam memastikan intervensi yang lebih tepat sasaran.
“Website HANG JEBAT ini sangat strategis apabila dapat terintegrasi dengan Dinas Kesehatan dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting, sehingga intervensi dapat dilakukan berdasarkan sebaran wilayah dan kondisi keluarga secara lebih akurat,” ujar Rohina.
Ia menambahkan, integrasi dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta PUPR sangat penting untuk mendukung penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Selain itu, sinergi dengan Dinas Sosial, khususnya dalam pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH), dinilai strategis melalui pemanfaatan hasil Pendataan Keluarga (PK) Tahun 2025. “Dengan pemanfaatan data PK 2025 yang terintegrasi lintas sektor, intervensi program dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” ucapnya.
Melalui sinergi antara Pemerintah Kota Batam dan Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau, HANG JEBAT Geoportal diharapkan menjadi instrumen penting dalam mendukung implementasi PJPK di Kota Batam. Platform ini sekaligus memperkuat pembangunan berwawasan kependudukan yang berbasis data, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas keluarga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....