GenRe dan GATI Perkuat Ketahanan Remaja di Sekolah
- 30 Jan 2026 21:51 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Sub Tim Bina Keluarga, Tim Kerja Ketahanan Keluarga dan Pengentasan Stunting Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau melaksanakan Sosialisasi Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) di SMPN 25 Batam bersama Penyuluh KB Kecamatan Sekupang dan Ketua Forum GenRe Batam, Selasa (28/01). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada remaja mengenai pentingnya perencanaan kehidupan berkeluarga sejak dini sebagai bagian dari upaya mewujudkan generasi yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing.
Dalam acara tersebut disampaikan materi mengenai usia ideal menikah yaitu 21 tahun bagi perempuan dan 25 tahun bagi laki-laki, sebagai bagian dari upaya pendewasaan usia perkawinan. Peserta juga mendapatkan penjelasan terkait Program GenRe, nilai-nilai yang diusung, serta pengenalan Salam GenRe sebagai identitas remaja yang berencana.
Purnawati Nasution, M.Si, Sub Tim Bina Keluarga Remaja BKKBN Provinsi Kepulauan Riau, memberikan pemahaman mengenai PIK-R, mulai dari pengertian, fungsi, hingga manfaatnya bagi remaja. PIK-R dipaparkan sebagai wadah strategis bagi remaja untuk memperoleh informasi yang benar, layanan konseling yang ramah remaja, serta ruang pengembangan diri yang positif di lingkungan sekolah.
Penguatan materi lainnya disampaikan terkait program prioritas, dimana sasaran GATI yaitu Remaja sebagai calon ayah yang perlu pendampingan runtuk menciptakan generasi yang berkualitas, memiliki karakter yang mandiri, bertanggung jawab (termasuk mencegah pernikahan usia muda), optimis dan berdaya saing, siap menghadapi tantangan masa depan dan berkontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.
"Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan remaja memiliki kesadaran akan pentingnya perencanaan masa depan serta mendorong penguatan peran PIK-R di lingkungan sekolah sebagai wadah pembinaan remaja yang berkelanjutan," ujarnya.
Kegiatan serupa akan terus dilaksanakan di sejumlah sekolah di Kota Batam pada tanggal 2–12 Februari 2026, dengan melibatkan Penyuluh Keluarga Berencana setempat, sebagai upaya memperluas jangkauan edukasi dan penguatan ketahanan remaja di lingkungan sekolah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....