Wamenhan Kunjungi Museum Nasional Perkuat Literasi Sejarah

  • 08 Jan 2026 18:44 WIB
  •  Batam

KBRN, Batam: Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan Taufanto melakukan kunjungan ke Museum Nasional Indonesia, Jakartaabu, Jakarta Pusat, pada Kamis (8/1). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat pemahaman sejarah dan kebudayaan sebagai fondasi ketahanan nasional.

Dalam kunjungannya, Wamenhan meninjau berbagai koleksi unggulan yang merepresentasikan perjalanan panjang peradaban Indonesia, mulai dari masa prasejarah hingga era modern. Koleksi tersebut menggambarkan kekayaan identitas bangsa yang terbentuk melalui proses sejarah yang panjang dan beragam.

Beberapa koleksi yang mendapat perhatian antara lain arca klasik, prasasti, perhiasan kuno, senjata tradisional, serta kain adat Nusantara dari berbagai daerah. Benda-benda bersejarah ini menunjukkan tingginya nilai budaya dan kearifan lokal yang dimiliki bangsa Indonesia.

Wamenhan juga mengunjungi ruang pamer ImersifA, sebuah ruang berbasis teknologi yang menyajikan sejarah dan budaya Indonesia melalui visual dan audio interaktif. Ruang ini dirancang untuk memberikan pengalaman edukatif yang lebih menarik, khususnya bagi generasi muda.

Menurut Wamenhan, museum memiliki peran strategis sebagai ruang pembelajaran publik yang tidak hanya menyimpan artefak, tetapi juga menyampaikan nilai-nilai kebangsaan. Sejarah dan budaya dinilai penting untuk membangun karakter serta rasa cinta Tanah Air.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antarlembaga, termasuk antara Kementerian Pertahanan dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, dalam upaya pelestarian warisan budaya nasional. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting agar pengelolaan museum semakin optimal.

Museum Nasional Indonesia sebagai salah satu museum tertua di Asia Tenggara memiliki peran sentral dalam menjaga memori kolektif bangsa. Dengan koleksi lebih dari ratusan ribu benda bersejarah, museum ini menjadi rujukan penting bagi penelitian, pendidikan, dan pariwisata budaya.

Wamenhan juga menekankan pentingnya pemanfaatan museum sebagai sarana literasi sejarah yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Inovasi berbasis digital diharapkan mampu menarik minat masyarakat luas, khususnya generasi muda, untuk lebih mengenal sejarah bangsanya.

Melalui kunjungan ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya pelestarian budaya semakin meningkat, sekaligus meneguhkan bahwa sejarah dan kebudayaan merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya memperkuat persatuan, wawasan kebangsaan, dan ketahanan nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....