Kenali Perbedaan Tabir Surya dan Sunscreen Sehari-Hari
- 10 Sep 2025 10:54 WIB
- Batam
KBRN, Batam: Kesadaran masyarakat terhadap kesehatan kulit semakin meningkat. Salah satu cara melindungi kulit dari paparan sinar matahari adalah dengan menggunakan pelindung kulit berupa tabir surya atau sunscreen. Namun, tidak sedikit yang masih bingung membedakan keduanya, padahal keduanya memiliki fungsi dan cara kerja yang berbeda.
Tabir surya, yang juga sering disebut sunblock, bekerja dengan cara membentuk lapisan pelindung di atas kulit. Lapisan ini berfungsi memantulkan sinar ultraviolet (UV) agar tidak menembus kulit.
Bahan aktif yang biasanya terkandung dalam tabir surya adalah zinc oxide atau titanium dioxide, yang secara efektif melindungi kulit dari sinar UVB penyebab kulit terbakar. Karena sifatnya yang bekerja di permukaan, tabir surya seringkali meninggalkan lapisan putih pada kulit.
Tabir surya lebih cocok digunakan bagi orang yang beraktivitas di luar ruangan dalam waktu lama, seperti berenang, olahraga, atau bekerja di bawah terik matahari.
Berbeda dengan tabir surya, sunscreen bekerja dengan cara menyerap sinar ultraviolet dan kemudian mengubahnya menjadi energi panas yang tidak berbahaya bagi kulit. Sunscreen umumnya melindungi kulit dari sinar UVA (penyebab penuaan dini dan kerutan) serta UVB.
Bahan aktif dalam sunscreen biasanya berupa oxybenzone, avobenzone, atau octocrylene. Teksturnya lebih ringan, mudah meresap ke dalam kulit, dan tidak meninggalkan lapisan putih. Karena sifatnya, sunscreen lebih nyaman digunakan sehari-hari, terutama bagi mereka yang sering beraktivitas di dalam ruangan namun tetap terpapar sinar matahari melalui jendela atau saat bepergian singkat.
Dokter estetika drs’ clnique, dr.Nina menyarankan penggunaan pelindung kulit sesuai kebutuhan aktivitas yakni gunakan tabir surya ketika akan beraktivitas lama di luar ruangan dengan paparan matahari langsung. Sedangakan gunakan sunscreen sebagai perlindungan harian, termasuk ketika berada di dalam ruangan, karena sinar UVA tetap bisa menembus kaca.
“Baik tabir surya maupun sunscreen perlu digunakan secara merata 15–30 menit sebelum beraktivitas, dan diulang pemakaiannya setiap 2–3 jam, terutama jika banyak berkeringat atau setelah berenang,” Ungkapnya.
Paparan sinar matahari berlebihan tanpa perlindungan dapat menyebabkan kerusakan kulit, mulai dari flek hitam, penuaan dini, hingga risiko kanker kulit. Dengan memahami perbedaan tabir surya dan sunscreen, masyarakat dapat memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kulit.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....