Asal Usul Cendol, Minuman Segar yang Melegenda

  • 08 Mar 2025 11:09 WIB
  •  Batam

KBRN, Batam: Cendol adalah salah satu minuman tradisional yang populer di Indonesia dan beberapa negara Asia Tenggara lainnya. Minuman ini terkenal dengan rasa manis dan segarnya, terdiri dari butiran hijau dari tepung beras, gula merah cair, santan, serta es yang menyegarkan.

Sejarah cendol masih menjadi perdebatan, tetapi umumnya dipercaya bahwa minuman ini berasal dari Indonesia, khususnya dari daerah Jawa. Dalam bahasa Jawa, kata “cendol” merujuk pada bentuk kenyal dari butiran hijau yang dibuat dari tepung beras dan dicetak melalui saringan berlubang, sehingga menghasilkan bentuk panjang menyerupai cacing atau mi kecil.

Selain di Indonesia, cendol juga dikenal di Malaysia dan Singapura dengan nama yang sama, serta di Thailand dengan sebutan lod chong. Di Vietnam, minuman serupa disebut che banh lot. Meski memiliki perbedaan dalam penyajian dan bahan, prinsip dasar minuman ini tetap sama, yakni campuran tepung beras, santan, dan gula merah.

Cendol tidak hanya sekadar minuman penyegar dahaga, tetapi juga memiliki makna budaya dalam masyarakat. Di Jawa, cendol sering disajikan dalam acara hajatan atau selamatan sebagai simbol keberkahan dan harapan akan rezeki yang mengalir.

Selain itu, dalam budaya Betawi, cendol sering dikaitkan dengan es dawet, yang memiliki kemiripan dalam bahan dan penyajian. Bahkan, dalam pernikahan adat Jawa, ada ungkapan “dawetnya dicendolke” yang berarti memperlancar proses pernikahan.

Seiring perkembangan zaman, cendol mengalami berbagai inovasi. Kini, banyak varian cendol yang dikombinasikan dengan aneka topping seperti durian, alpukat, nangka, atau cincau. Bahkan, cendol telah masuk dalam daftar makanan terenak di dunia versi CNN pada tahun 2018.

Meski telah mengalami berbagai modifikasi, cendol tetap menjadi minuman tradisional yang digemari banyak orang, terutama saat bulan Ramadan sebagai pilihan berbuka puasa yang menyegarkan. Dengan rasanya yang khas dan sejarahnya yang panjang, cendol terus menjadi bagian dari kekayaan kuliner Nusantara yang patut dilestarikan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....