Bolu Gulung Batik, Cara Unik Merayakan Hari Batik Nasional
- 03 Okt 2026 05:32 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Batik tidak hanya menjadi bagian dari busana dan kain tradisional Indonesia. Kreativitas di dunia kuliner membuat motif batik kini bisa diaplikasikan pada makanan, salah satunya melalui bolu gulung batik. Kue ini memiliki tampilan unik karena motif batik dibuat pada bagian permukaan bolu, kemudian terlihat semakin jelas ketika kue digulung.
Membuat bolu gulung batik membutuhkan ketelitian karena motif harus dibuat terlebih dahulu sebelum adonan bolu dipanggang atau dikukus. Adonan dengan warna tertentu digunakan untuk membentuk pola sesuai desain yang diinginkan, kemudian adonan bolu dituangkan di atasnya. Setelah matang, lembaran bolu diberi isian seperti buttercream, selai, atau krim, lalu digulung perlahan agar motif tetap terlihat rapi dan tidak rusak.
Motif yang digunakan juga dapat mengambil inspirasi dari beragam batik Nusantara. Motif kawung, parang, mega mendung, hingga pola batik daerah lainnya bisa diterjemahkan menjadi dekorasi pada permukaan bolu. Pemilihan warna pun dapat dibuat lebih modern tanpa menghilangkan karakter motifnya, sehingga bolu gulung tidak hanya terasa sebagai makanan penutup, tetapi juga memiliki nilai visual dan budaya.
Inovasi ini menjadi salah satu cara menarik untuk memperkenalkan batik melalui sesuatu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Apalagi setiap 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional, sehingga kreasi seperti bolu gulung batik dapat menjadi pilihan untuk merayakan budaya Indonesia dengan cara yang berbeda. Batik yang biasanya dikenakan kini bisa hadir dalam bentuk yang dapat dinikmati bersama keluarga maupun teman.
Bolu gulung batik menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan kreativitas. Motif tradisional tidak harus selalu hadir dalam bentuk kain, tetapi juga bisa menjadi inspirasi bagi berbagai karya baru, termasuk kuliner. Dengan tampilan yang menarik dan tetap membawa unsur motif Nusantara, bolu gulung batik menjadi contoh bagaimana warisan budaya dapat diperkenalkan kepada generasi muda melalui cara yang lebih kekinian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....