Bakso Menjadi Makanan Favorit dari Kisah Kasih Sayang

  • 14 Sep 2026 08:48 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Bakso menjadi salah satu makanan yang sangat populer di Indonesia. Bola-bola daging yang disajikan bersama kuah kaldu ini mudah ditemukan, mulai dari pedagang kaki lima hingga restoran. Namun, di balik rasanya yang gurih, bakso memiliki kisah menarik tentang bagaimana hidangan berbentuk bulat ini dipercaya mulai dikenal. Ceritanya bahkan berawal dari keinginan seorang anak untuk membantu ibunya yang kesulitan mengunyah daging.

Kisah tersebut berlatar di Tiongkok pada masa Dinasti Song. Diceritakan seorang pemuda bernama Mengbo merasa kasihan melihat ibunya yang ingin menikmati daging, tetapi kesulitan mengunyah karena sudah kehilangan banyak gigi. Ia kemudian mencari cara agar ibunya tetap bisa menyantap daging dengan lebih mudah. Dari situlah muncul ide untuk mengolah daging menjadi bentuk yang lebih lembut dan mudah dimakan.

Mengbo kemudian mencincang daging hingga halus, membentuknya menjadi bulatan, lalu merebusnya. Pada masa itu, bakso dipercaya dibuat dengan menggunakan daging sebagai bahan utama tanpa banyak campuran tepung seperti yang umum ditemukan pada beberapa bakso saat ini. Hidangan tersebut kemudian disajikan kepada sang ibu agar lebih mudah disantap. Sang ibu pun merasa senang karena akhirnya dapat menikmati daging tanpa harus kesulitan mengunyah.

Seiring perjalanan waktu, olahan daging berbentuk bulat tersebut menyebar dan mengalami berbagai perubahan. Ketika berkembang di Indonesia, bakso kemudian beradaptasi dengan cita rasa lokal yang kaya akan rempah. Bakso biasanya disajikan dengan kuah kaldu gurih, mi, bihun, tahu, hingga sayuran sebagai pelengkap. Perpaduan tersebut membuat bakso memiliki karakter rasa yang berbeda dan semakin dekat dengan selera masyarakat Indonesia.

Kini, bakso bukan hanya sekadar bola-bola daging dalam semangkuk kuah. Makanan ini telah menjadi bagian dari kuliner Indonesia dengan berbagai variasi, mulai dari bakso urat, bakso telur, hingga bakso dengan ukuran jumbo. Di balik semangkuk bakso yang sederhana, tersimpan cerita tentang kreativitas dan kasih sayang seorang anak kepada ibunya. Kisah tersebut membuat bakso terasa semakin menarik, bukan hanya karena rasanya, tetapi juga karena cerita di baliknya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....