Menjaga Kerak Telor, Warisan Rasa dari Tanah Betawi

  • 12 Sep 2026 14:32 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Kerak telor merupakan salah satu jajanan khas Betawi yang memiliki cita rasa dan cara penyajian yang cukup unik. Makanan ini dibuat dari telur ayam atau telur bebek yang dicampur dengan beras ketan putih, ebi, kelapa sangrai, serta bumbu seperti bawang merah dan merica. Adonan kemudian dimasak menggunakan wajan kecil hingga bagian bawahnya matang dan sedikit kering, sementara bagian atasnya diberi taburan serundeng kelapa dan ebi yang membuat aromanya semakin kuat.

Salah satu hal yang membuat kerak telor berbeda adalah cara memasaknya. Saat adonan mulai matang, wajan biasanya dibalik sehingga kerak telor menghadap langsung ke sumber panas. Proses tersebut membuat bagian atasnya memiliki tekstur yang lebih kering dan aroma panggang yang khas. Perpaduan ketan yang gurih, telur yang lembut, serta serundeng dan ebi menghasilkan rasa yang kaya meski bahan yang digunakan cukup sederhana.

Kerak telor dahulu cukup mudah ditemukan di berbagai sudut Jakarta, terutama ketika ada acara atau perayaan tertentu. Kini, keberadaannya memang tidak sebanyak jajanan modern yang semakin menjamur, sehingga kerak telor kerap dicari sebagai bagian dari pengalaman menikmati kuliner khas Betawi. Makanan ini juga memiliki daya tarik tersendiri bagi mereka yang ingin mencicipi jajanan tradisional dengan proses pembuatan yang masih mempertahankan cara lama.

Keberadaan kerak telor menjadi pengingat bahwa kuliner bukan hanya tentang rasa, tetapi juga tentang identitas dan tradisi. Di tengah perkembangan makanan kekinian, jajanan seperti kerak telor tetap penting untuk diperkenalkan kepada generasi berikutnya. Dengan cita rasa yang khas dan proses memasak yang unik, kerak telor menjadi salah satu bagian dari kekayaan kuliner Betawi yang layak terus dikenal dan dinikmati.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....