Renyahnya Kerupuk dalam Kebiasaan Makan Orang Indonesia
- 10 Sep 2026 20:20 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Kerupuk menjadi salah satu pelengkap makanan yang hampir selalu punya tempat di meja makan masyarakat Indonesia. Bentuknya sederhana dan porsinya kecil, tetapi kehadirannya sering terasa kurang jika tidak ada di samping nasi dan lauk. Mulai dari kerupuk putih, kerupuk udang, kerupuk ikan, hingga kerupuk kulit, masing-masing memiliki rasa dan tekstur yang berbeda. Bunyi kriuk saat digigit juga menjadi daya tarik tersendiri yang membuat makanan terasa semakin lengkap.
Menariknya, kerupuk bisa menemani begitu banyak jenis makanan. Nasi goreng, soto, bakso, pecel, nasi padang, hingga makanan rumahan bisa terasa lebih nikmat ketika disantap bersama kerupuk. Bahkan, bagi sebagian orang, kerupuk bukan hanya pelengkap, tetapi juga bisa menjadi camilan yang dimakan begitu saja. Tidak heran jika kerupuk mudah ditemukan mulai dari warung sederhana, rumah makan, kantin, sampai meja makan di rumah.
Keragaman kerupuk juga menunjukkan kekayaan kuliner Nusantara. Setiap daerah memiliki bahan dan cara pengolahan yang berbeda, sehingga menghasilkan karakter kerupuk yang beragam. Ada yang menggunakan udang, ikan, kulit, tepung tapioka, hingga bahan pangan lokal lainnya. Proses penggorengan kemudian membuat kerupuk mengembang dan menghasilkan tekstur renyah yang menjadi ciri khasnya.
Di tengah munculnya berbagai makanan kekinian, kerupuk tetap mampu mempertahankan tempatnya sebagai pelengkap kuliner Indonesia. Harganya yang relatif terjangkau, mudah ditemukan, dan cocok dipadukan dengan banyak makanan membuat kerupuk sulit tergantikan. Ukurannya memang kecil, tetapi dari satu keping kerupuk saja kita bisa melihat bagaimana sebuah pelengkap sederhana mampu menjadi bagian penting dari kebiasaan makan masyarakat Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....