Lupis, Warisan Kuliner Indonesia yang Patut Dilestarikan
- 30 Jun 2026 07:04 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Lupis merupakan salah satu jajanan tradisional Indonesia yang hingga kini masih memiliki banyak penggemar. Kue berbahan dasar beras ketan ini dikenal dengan teksturnya yang kenyal, taburan kelapa parut yang gurih, serta siraman gula merah cair yang manis. Meski telah hadir berbagai camilan modern, lupis tetap memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat karena cita rasanya yang sederhana namun begitu khas. Jajanan ini sudah menjadi bagian dari kekayaan kuliner Nusantara selama puluhan tahun. Lupis dapat ditemukan di berbagai daerah di Indonesia, terutama di pasar tradisional, sentra jajanan, hingga festival kuliner. Di beberapa daerah, lupis bahkan menjadi sajian yang identik dengan acara keluarga, syukuran, atau perayaan hari besar.
Bahan utama lupis adalah beras ketan yang telah direndam selama beberapa jam agar teksturnya lebih lembut setelah dimasak. Beras ketan kemudian dibungkus menggunakan daun pisang dan dibentuk menyerupai segitiga atau silinder sebelum direbus selama beberapa jam hingga matang. Penggunaan daun pisang tidak hanya berfungsi sebagai pembungkus, tetapi juga memberikan aroma khas yang semakin menambah kenikmatan lupis.
Salah satu daya tarik utama lupis terletak pada penyajiannya. Setelah matang, lupis dipotong-potong lalu digulingkan di atas kelapa parut yang telah dikukus dan diberi sedikit garam. Terakhir, lupis disiram dengan kuah gula merah yang dimasak hingga mengental. Perpaduan rasa manis dari gula merah, gurihnya kelapa, dan tekstur kenyal ketan menciptakan harmoni rasa yang membuat banyak orang ingin menikmatinya lagi. Meski terlihat sederhana, membuat lupis membutuhkan ketelatenan. Proses perebusan yang cukup lama bertujuan agar ketan benar-benar matang dan menghasilkan tekstur kenyal yang pas. Selain itu, gula merah yang digunakan juga biasanya dimasak bersama daun pandan sehingga menghasilkan aroma harum yang semakin menggugah selera.
Selain rasanya yang enak, lupis juga cukup mengenyangkan karena berbahan dasar beras ketan yang merupakan sumber karbohidrat. Kelapa parut memberikan tambahan lemak alami dan aroma gurih, sementara gula merah memberikan rasa manis yang khas. Meski begitu, karena kandungan gulanya cukup tinggi, lupis tetap sebaiknya dinikmati dalam porsi yang sesuai sebagai bagian dari pola makan seimbang.
Di tengah maraknya dessert modern dari berbagai negara, kehadiran lupis menjadi bukti bahwa jajanan tradisional Indonesia tetap mampu bersaing. Kesederhanaan bahan, proses pembuatan yang diwariskan secara turun-temurun, serta cita rasa autentik menjadikan lupis sebagai salah satu warisan kuliner yang patut terus dilestarikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....