Banoffee, Dessert Klasik Perpaduan Pisang dan Karamel

  • 30 Jun 2026 06:04 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Bagi pencinta dessert, banoffee menjadi salah satu hidangan manis yang semakin populer dalam beberapa tahun terakhir. Dessert ini dikenal karena perpaduan rasa manis, creamy, dan segar dari pisang yang menghasilkan cita rasa seimbang. Tidak hanya digemari di negara asalnya, banoffee kini juga mudah ditemukan di berbagai kafe, toko roti, hingga gerai dessert di Indonesia. Tampilannya yang cantik dengan lapisan krim dan irisan pisang membuat dessert ini sering menjadi pilihan untuk menemani waktu santai atau sebagai hidangan penutup.

Nama banoffee berasal dari gabungan dua kata, yaitu banana (pisang) dan toffee (karamel). Sesuai namanya, kedua bahan tersebut menjadi elemen utama yang memberikan karakter khas pada dessert ini. Rasa manis alami dari pisang berpadu dengan saus karamel yang kaya, sementara tambahan whipped cream menghadirkan sensasi lembut yang membuat setiap suapan terasa semakin nikmat.

Banoffee pertama kali diperkenalkan pada tahun 1971 di The Hungry Monk Restaurant oleh Nigel Mackenzie dan chef Ian Dowding. Awalnya, mereka bereksperimen dengan berbagai resep pie sebelum akhirnya menemukan kombinasi pisang dan karamel yang ternyata disukai banyak orang. Sejak saat itu, Banoffee Pie menjadi salah satu dessert klasik Inggris yang kemudian menyebar ke berbagai negara dan terus berkembang dengan berbagai inovasi.

Versi klasik banoffee pie memiliki lapisan dasar berupa biskuit yang dihancurkan dan dicampur mentega hingga padat. Di atasnya ditambahkan lapisan karamel atau dulce de leche yang lembut, kemudian disusun irisan pisang segar dan ditutup dengan whipped cream yang melimpah. Sebagai sentuhan akhir, biasanya ditambahkan bubuk kakao, serutan cokelat, atau parutan cokelat hitam agar tampilannya semakin menarik sekaligus memberikan sedikit rasa pahit yang menyeimbangkan manisnya dessert.

Yang membuat banoffee begitu digemari adalah perpaduan teksturnya. Lapisan biskuit memberikan sensasi renyah, karamel terasa lembut dan legit, pisang menghadirkan rasa segar, sementara whipped cream memberikan kelembutan yang membuat dessert ini tidak terasa terlalu berat. Kombinasi tersebut menciptakan pengalaman menikmati makanan penutup yang kaya rasa namun tetap ringan di lidah.

Seiring berkembangnya tren kuliner, banoffee tidak lagi hanya disajikan dalam bentuk pie. Kini banyak kafe menghadirkan banoffee cup yang disusun dalam gelas bening sehingga setiap lapisannya terlihat jelas. Penyajian ini lebih praktis dan cocok untuk dinikmati sebagai dessert individual. Selain itu, ada pula banoffee tart berukuran mini yang sering disajikan dalam acara pesta atau dijadikan camilan sore.

Popularitas banoffee menunjukkan bahwa dessert dengan bahan sederhana pun dapat menjadi hidangan istimewa jika dipadukan dengan teknik dan komposisi yang tepat. Perpaduan pisang, karamel, biskuit, dan whipped cream menghasilkan cita rasa yang sulit ditolak dan tetap relevan di tengah hadirnya berbagai dessert kekinian. Baik disajikan sebagai Banoffee Pie klasik maupun dalam berbagai kreasi modern, dessert ini selalu berhasil memanjakan lidah dengan rasa manis yang pas, tekstur yang beragam, dan aroma yang menggoda. Tak heran jika banoffee masih menjadi salah satu hidangan penutup favorit yang wajib dicoba oleh para pencinta dessert.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....