Tips Anti Layu, Cara Menyimpan Daun Bawang agar Tetap Fresh di Kulkas
- 29 Mei 2026 22:45 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Daun bawang merupakan salah satu bumbu dapur wajib dalam masakan Indonesia. Mulai dari soto, martabak telur, hingga tumisan, kehadiran daun bawang selalu berhasil meningkatkan aroma dan cita rasa hidangan. Sayangnya, sayuran aromatik ini terkenal mudah layu, menguning, bahkan berlendir jika disimpan dengan cara yang salah di dalam kulkas.
Banyak ibu rumah tangga maupun pelaku kuliner mengeluhkan daun bawang yang sudah rusak hanya dalam waktu dua hingga tiga hari setelah dibeli. Padahal, dengan teknik penyimpanan yang tepat, kesegaran daun bawang bisa dipertahankan hingga hitungan minggu.
Melansir dari berbagai sumber ahli tata boga dan penyimpanan bahan pangan, berikut adalah cara jitu menjaga kualitas daun bawang di dalam kulkas agar tetap hijau dan renyah.
1. Pastikan Daun Bawang dalam Kondisi Kering
Musuh utama sayuran hijau saat disimpan di ruang tertutup adalah kelembapan yang berlebih. Air yang terperangkap pada sela-sela daun akan mempercepat proses pembusukan. Mencuci daun bawang setelah dibeli, pastikan untuk mengeringkannya secara total. Dapat menggunakan tisu dapur (paper towel) atau mengangin-anginkannya hingga tidak ada lagi titik air yang tersisa di permukaannya.
2. Metode Bungkus Tisu
Jika ingin menyimpan daun bawang dalam bentuk utuh tanpa dipotong-potong, metode ini adalah yang paling efektif untuk penyimpanan jangka menengah (1–2 minggu). Bungkus seluruh bagian daun bawang menggunakan beberapa lapis tisu dapur kering. Tisu ini berfungsi menyerap kelembapan alami yang dikeluarkan oleh sayuran. Setelah dibungkus, masukkan ke dalam kantong plastik klip (ziplock) atau wadah kedap udara, lalu simpan di chiller (rak kulkas biasa).
3. Metode Botol Plastik / Wadah Kedap Udara
Bagi yang menyukai kepraktisan dan ingin daun bawang siap pakai kapan saja, memotongnya terlebih dahulu adalah pilihan terbaik. Iris daun bawang sesuai selera, pastikan sudah benar-benar kering sebelum diiris. Lapisi bagian bawah wadah kedap udara dengan tisu dapur, masukkan irisan daun bawang, lalu tutup rapat.
Alternatifnya juga bisa menggunakan botol plastik bekas yang bersih dan kering. Masukkan irisan daun bawang ke dalamnya. Metode botol ini sangat memudahkan saat ingin menuangkannya langsung ke dalam masakan.
Jika disimpan di dalam freezer, daun bawang akan membeku. Saat ingin menggunakannya, jangan didiamkan di suhu ruang hingga mencair karena akan membuatnya menjadi lembek. Langsung masukkan daun bawang beku tersebut ke dalam masakan yang sedang panas (seperti sup atau tumisan).
Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, tidak hanya menjaga kualitas nutrisi dan rasa daun bawang tetap prima, tetapi juga dapat menekan angka pemborosan makanan (food waste) di dapur. Selamat mencoba!
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....