Perlukah Mencuci Kurma sebelum Dimakan? Ini Penjelasannya

  • 13 Mar 2026 21:04 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Kurma merupakan salah satu buah yang paling sering dikonsumsi saat bulan Ramadan, terutama sebagai hidangan pembuka ketika berbuka puasa. Rasanya yang manis serta kandungan nutrisinya membuat buah ini menjadi pilihan favorit banyak orang. Namun, masih banyak yang bertanya apakah kurma perlu dicuci terlebih dahulu sebelum dimakan.

Secara umum, kurma memang tampak bersih dan siap disantap, terutama jika dijual dalam kemasan. Namun, para ahli mengingatkan bahwa buah ini berpotensi terpapar debu, kotoran, atau residu dari berbagai tahapan proses, mulai dari panen, pengeringan, hingga distribusi. Permukaan kurma yang secara alami lengket juga dapat membuat partikel kecil mudah menempel.

Meski demikian, mencuci kurma sebenarnya tidak selalu menjadi keharusan. Jika kurma berasal dari produk kemasan yang diproses secara higienis oleh industri pangan, risiko kontaminasi biasanya lebih kecil karena telah melalui tahap pembersihan dan pengemasan di lingkungan yang terkontrol.

Namun, mencuci kurma tetap dianjurkan jika buah tersebut dibeli secara curah atau dijual tanpa kemasan. Dalam kondisi seperti itu, kemungkinan kurma terpapar debu atau disentuh oleh banyak orang menjadi lebih besar sehingga kebersihannya perlu diperhatikan sebelum dikonsumsi.

Jika ingin mencucinya, prosesnya sebaiknya dilakukan dengan cara yang tepat agar kualitas buah tetap terjaga. Kurma dapat dibilas sebentar di bawah air mengalir selama beberapa detik sambil digosok perlahan untuk menghilangkan debu yang menempel. Setelah itu, buah perlu dikeringkan sebelum disimpan atau dimakan. Kurma juga sebaiknya tidak direndam terlalu lama karena dapat membuat teksturnya menjadi lembek dan lebih cepat rusak.

Dengan demikian, mencuci kurma bersifat opsional, tetapi tetap disarankan untuk memastikan kebersihan ekstra, terutama jika kurma dibeli dalam kondisi terbuka atau tidak dikemas secara higienis. Langkah sederhana ini dapat membantu menjaga keamanan dan kualitas buah sebelum dikonsumsi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....