2–3 Cangkir Kopi Sehari Disebut Turunkan Risiko Demensia
- 28 Feb 2026 14:25 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Minum kopi tidak lagi sekadar menjadi rutinitas pagi. Sejumlah ilmuwan menemukan bahwa konsumsi dua hingga tiga cangkir kopi per hari berpotensi membantu menurunkan risiko demensia sekaligus menjaga kesehatan otak di usia lanjut.
Hal tersebut disampaikan Prof Eef Hogervorst, Profesor Psikologi Biologis dari Loughborough University, dalam ulasannya di The Conversation. Ia menyoroti adanya dampak signifikan antara konsumsi kopi dan penurunan risiko demensia.
Penelitian yang dianalisis melibatkan 131.821 perawat dan tenaga kesehatan selama periode 43 tahun. Dari total partisipan tersebut, sebanyak 11.033 orang atau sekitar 8 persen dilaporkan mengalami demensia.
Efek perlindungan paling kuat terlihat pada kelompok usia di bawah 75 tahun yang mengonsumsi sekitar 250 hingga 300 miligram kafein per hari. Jumlah tersebut setara dengan dua hingga tiga cangkir kopi, tergantung jenis dan metode penyeduhan.
Secara biologis, kafein diketahui bekerja dengan menghambat adenosin, zat kimia di otak yang memperlambat aktivitas neurotransmiter penting. “Kafein bekerja dengan menghambat adenosin, zat kimia yang menekan aktivitas penghantar pesan di otak seperti dopamin dan asetilkolin,” jelas Prof Eef.
Aktivitas neurotransmiter seperti dopamin dan asetilkolin diketahui menurun seiring bertambahnya usia, termasuk pada individu dengan riwayat penyakit Alzheimer. Selain itu, kafein juga dikaitkan dengan penurunan peradangan, membantu metabolisme gula darah, serta berhubungan dengan kadar plak amiloid beracun yang lebih rendah di otak.
Menurut Prof Eef, individu yang tidak mengalami demensia namun rutin mengonsumsi lebih dari dua cangkir kopi setiap hari sepanjang hidupnya memiliki kadar plak amiloid beracun yang lebih rendah di otak.
Meski demikian, para ahli tetap mengingatkan agar konsumsi kopi dilakukan secara bijak dan tidak berlebihan, serta diimbangi dengan pola hidup sehat secara keseluruhan untuk menjaga fungsi kognitif di usia lanjut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....