Musang King Dijuluki Hermes-nya Durian

  • 18 Jan 2026 12:57 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Durian Musang King sudah lama dikenal sebagai durian kelas premium dengan harga yang terus meroket. Popularitasnya bahkan membuat durian ini kerap disandingkan dengan produk mewah, hingga dijuluki sebagai “Hermes-nya durian”.

Julukan tersebut melekat pada Musang King yang berasal dari Raub, sebuah kota kecil di Pahang, Malaysia. Tingginya permintaan dari pasar China menjadi faktor utama yang mendorong reputasi durian asal daerah ini sebagai simbol kemewahan.

Raub sendiri dulunya dikenal sebagai kota tambang emas. Namun dalam beberapa tahun terakhir, wilayah tersebut bertransformasi menjadi salah satu sentra penghasil durian terbaik di Asia Tenggara. Berdasarkan laporan Malay Mail, nilai impor durian China pada 2024 mencapai US$27 miliar.

Manajer Pabrik Fresco Green, Chee Seng Wong, menyebut pasar China memiliki potensi luar biasa. Menurutnya, jika hanya sebagian kecil masyarakat China tertarik membeli durian, jumlah tersebut sudah cukup besar untuk menggerakkan bisnis secara masif. Fresco Green pun menjadi salah satu eksportir utama durian dari Raub.

Seng Wong juga mengungkapkan bahwa petani di Raub sempat beralih menanam kelapa sawit dengan menebang pohon durian. Namun kini, durian kembali menjadi komoditas utama seiring melonjaknya permintaan.

Di China, durian bukan lagi sekadar buah tropis eksotis, melainkan telah beralih fungsi menjadi simbol status sosial, terutama di media sosial. China pun tercatat sebagai pasar impor terbesar durian Malaysia, dengan Musang King dijual pada kisaran harga US$14 hingga US$100, tergantung kualitasnya.

Tingginya minat tersebut turut mendorong kedatangan wisatawan China ke kawasan pedesaan Malaysia untuk menikmati durian langsung dari sumbernya. Mereka tertarik mencoba beragam karakter rasa, mulai dari pahit hingga rasa yang menyerupai alkohol.

Lonjakan permintaan ini membawa dampak signifikan bagi kesejahteraan petani durian. Sejumlah petani bahkan berhasil meraih kekayaan, salah satunya Lu Yee Thing yang menjadi jutawan di usia 72 tahun. Setiap hari, ia memanen durian sejak pagi, dengan hasil terbaiknya dikirim ke pasar China.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....