Kisah UMKM Roti Dari Pesantren Kini Naik Kelas
- 30 Des 2025 11:02 WIB
- Batam
KBRN, Batam: Berawal dari kebiasaan sederhana di meja makan, sebuah usaha roti rumahan berhasil membuktikan bahwa krisis bisa menjadi peluang. Usaha yang dirintis tepat pada awal pandemi Covid-19 ini kini telah bertransformasi menjadi bisnis yang diperhitungkan dengan konsep yang unik: Roti Premium, Harga Ekonomis.
Awal mula bisnis ini lahir dari kegemaran keluarga menyantap roti sebagai menu sarapan. Sang pemilik kemudian berinisiatif membawakan roti buatan sendiri untuk anaknya yang sedang menimba ilmu di pesantren. Tak disangka, teman-teman pesantren sang anak sangat menyukainya. Respons positif ini menjadi "lampu hijau" bagi pemilik untuk mulai memasukkan produknya ke kantin pesantren, yang kemudian menjadi pintu gerbang utama perkembangan bisnisnya.
Sadar akan potensi yang besar, sang pemilik tidak cepat puas. Di tengah tantangan pandemi, ia memutuskan untuk mengasah kemampuan dengan mengikuti kursus pembuatan roti profesional. Hasilnya, kini rumah produksinya mampu menghasilkan berbagai varian rasa yang menggugah selera, antara lain:
- Cokelat, Blueberry, dan Stroberi.
- Keju, Pisang Cokelat, hingga varian gurih seperti Pizza.
Keunikan utama dari bisnis ini adalah misinya menghadirkan rasa mewah (premium) namun tetap ramah di kantong (ekonomis). Selain itu, kunci suksesnya terletak pada jejaring kolaborasi:
- Sinergi Dapur MBG: Bekerja sama khusus untuk produksi roti burger.
- Gandeng UMKM Lain: Memperluas lini produk dengan memasarkan makanan kering dan frozen food hasil karya pelaku UMKM lainnya.
- Optimalisasi Digital: Memanfaatkan media sosial sebagai ujung tombak pemasaran dan komunikasi dengan pelanggan.
"Kami ingin membuktikan bahwa roti berkualitas tinggi tidak harus mahal. Dengan kolaborasi bersama UMKM lain, kita bisa tumbuh besar bersama-sama," ujar sang pemilik Hunny’s Bakery kepada RRI.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....