Matcha dari Tradisi Jepang Jadi Favorit Masyarakat Modern

  • 09 Sep 2025 12:48 WIB
  •  Batam

KBRN, Batam : Dalam beberapa tahun terakhir, matcha semakin populer dan menjadi salah satu bahan makanan serta minuman favorit di kalangan masyarakat. Dari kafe modern hingga jajanan kekinian, citarasa matcha mudah ditemui dalam bentuk minuman latte, es krim, hingga kue-kue manis.

Namun, tidak banyak yang mengetahui bahwa matcha memiliki sejarah panjang sebelum akhirnya mendunia. Matcha berasal dari Jepang dan telah digunakan sejak abad ke-12. Biksu Zen membawa bubuk teh hijau ini dari Tiongkok, lalu mengembangkannya menjadi bagian dari tradisi upacara minum teh (chanoyu) di Jepang. Matcha dibuat dengan cara menggiling daun teh hijau pilihan menjadi bubuk halus berwarna hijau terang.

Ciri khas matcha terletak pada rasa uniknya: kombinasi manis, sedikit pahit, dan aroma segar yang menenangkan. Selain itu, kandungan antioksidan, kafein, dan asam amino L-theanine menjadikannya populer sebagai minuman sehat yang meningkatkan konsentrasi dan relaksasi.

Tren globalisasi membawa matcha keluar dari Jepang dan menyebar ke seluruh dunia. Di Indonesia, popularitas matcha mulai meningkat sekitar satu dekade terakhir, seiring berkembangnya kafe kopi, bubble tea, dan tren makanan fusion. Kreativitas pelaku usaha kuliner menjadikan matcha bahan dasar beragam produk, mulai dari minuman kekinian hingga roti, donat, dan dessert modern.

“Matcha bukan sekadar tren, tetapi sudah menjadi gaya hidup karena masyarakat semakin sadar akan makanan dan minuman sehat. Selain enak, matcha juga menenangkan dan menyehatkan,” ujar Lestari, seorang pengusaha minuman kekinian di Batam.

Kini, matcha tidak lagi sekadar simbol budaya Jepang, melainkan ikon global yang disukai lintas generasi. Dari tradisi kuno hingga gaya hidup modern, matcha berhasil menjembatani masa lalu dan masa kini lewat rasa khas yang sulit ditolak.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....