Wijen, Si Mungil Kaya Rasa dan Nutrisi

  • 30 Agt 2025 18:35 WIB
  •  Batam

KBRN, Batam: Wijen, biji kecil berwarna putih, hitam, atau cokelat ini telah lama menjadi bagian tak terpisahkan dari kuliner Indonesia. Meskipun ukurannya mungil, kehadiran wijen mampu memberikan sentuhan rasa, aroma, dan tekstur yang khas, menjadikannya bahan favorit baik untuk hidangan manis maupun gurih.

Popularitas wijen di Indonesia tak lepas dari keberagamannya dalam penggunaan. Berikut adalah beberapa alasan mengapa wijen sangat digemari:

1. Penambah Tekstur dan Aroma

Wijen, terutama yang sudah disangrai, memiliki aroma kacang yang harum dan tekstur renyah yang unik. Sentuhan ini sering digunakan untuk memperkaya hidangan. Misalnya, taburan wijen di atas onde-onde tidak hanya membuatnya terlihat menarik, tetapi juga menambah sensasi renyah saat digigit. Pada hidangan tumisan seperti ayam goreng wijen, biji wijen memberikan aroma sangrai yang menggugah selera.

2. Bahan Utama Berbagai Kue dan Roti

Di dunia patiseri dan jajanan pasar, wijen adalah bintangnya. Kue wijen (atau kue kering wijen) menjadi salah satu kue wajib di saat Lebaran atau acara spesial lainnya. Wijen juga kerap digunakan sebagai taburan pada permukaan roti tawar atau roti manis, seperti pada roti tawar gandum atau donat, untuk memberikan rasa dan tampilan yang lebih kaya.

3. Sumber Nutrisi Penting

Selain lezat, wijen juga sangat menyehatkan. Wijen kaya akan serat, protein, lemak sehat, serta berbagai vitamin dan mineral seperti kalsium, zat besi, dan magnesium. Kandungan nutrisi ini menjadikan wijen lebih dari sekadar pelengkap, melainkan bahan makanan yang bisa meningkatkan nilai gizi dari hidangan yang Anda santap.

4. Cocok untuk Aneka Masakan

Fleksibilitas wijen membuatnya bisa masuk ke berbagai jenis masakan. Wijen hitam sering digunakan untuk mempercantik dan menambah rasa pada es krim atau puding. Sementara itu, wijen putih lebih umum digunakan dalam hidangan gurih seperti ikan bakar atau salad. Di Indonesia, biji wijen juga merupakan bahan penting dalam pembuatan minyak wijen, yang menjadi kunci aroma pada banyak masakan Asia, terutama hidangan tumisan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....