Ini Syarat Untuk Lakukan Vasektomi

  • 15 Jul 2024 13:25 WIB
  •  Batam

KBRN, Batam: Vasektomi adalah salah satu metode kontrasepsi yang efektif bagi laki-laki yang sedang tidak ingin memiliki anak atau tidak ingin memiliki anak lagi. Meskipun seringkali menjadi pilihan terakhir dalam pertimbangan KB, vasektomi menawarkan sejumlah manfaat yang signifikan bagi pria dan pasangan mereka.

Vasektomi adalah prosedur bedah minor yang dilakukan untuk memotong atau menyumbat saluran yang membawa sperma dari testis ke vesikula seminalis. Dengan memblokir saluran ini, sperma tidak lagi dapat mencampur dengan cairan semen yang dikeluarkan selama ejakulasi. Meskipun sperma tetap diproduksi oleh testis, mereka diserap kembali ke dalam tubuh.

Hasyim Muhammad, salah seorang figur publik menceritakan pengalamannya melakukan vasektomi melalui akun pribadinya @hasyimmah. Ia mengatakan kontrasepsi bagi perempuan hampir semua memiliki efek yang kurang nyaman bagi perempuan. “Ketika saya dan istri sudah memutuskan untuk tidak menambah anak lagi, saya menawarkan diri untuk vasektomi dan istri setuju,” ungkapnya.

Berdasarkan pengalamannya, Hasyim mengaku tidak dipungut biaya sepeserpun karena mengikuti program vasektomi dari BKKBN di daerahnya, Mojokerto. “Sepanjang yang saya ingat, syarat menjalani vasektomi dari BKKBN adalah berusia di atas 35 tahun, minimal sudah punya 2 anak dan anak kedua berusia minimal 5 tahun, jika jumlah anak lebih dari dua, maka syarat usia anak minimal 5 tahun tidak lagi diperlukan, dan terakhir mendapat persetujuan tertulis dari istri,” terangnya.

Hasyim mengatakan, operasi vasektomi nantinya akan dilakukan oleh dokter urologi dan memakai bius lokal. “Operasi saya membutuhkan 30-40 menit, rasanya seperti khitan lagi. Sakitnya hanya saat beberapa kali disuntik bius,” jelasnya. Setelah efek bius hilang, ia mengaku ada rasa sedikit nyeri di dalam skrotum. Namun Hasyim sudah bisa melakukan aktivitasnya kembali seperti biasa meski ruang geraknya masih terbatas di area pangkal pahanya. “Setelah tiga minggu saya bisa katakana efek operasi sudah tidak terasa sama sekali,” pungkasnya. Dengan tingkat keberhasilan yang tinggi dan sedikit risiko komplikasi, prosedur ini menawarkan kebebasan dan ketenangan pikiran dalam merencanakan keluarga.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....