Ini Kelebihan dan Kekurangan Melahirkan Menggunakan Metode Eracs
- 08 Mar 2024 09:25 WIB
- Batam
KBRN, Batam : Melahirkan dengan metode ERACS kini semakin trend sejak beberapa waktu lalu dikenalkan oleh salah satu public figure di Indonesia yang menggunakan metode ini dalam proses lahiran buah hatinya. ERACS
diklaim bisa membuat ibu duduk, berjalan dan melakukan beberapa aktivitas hanya
dalam waktu dua jam setelah melahirkan. Lalu apakah semua ibu hamil bisa memilih metode ERACS ini saat melahirkan? dan apa beda metode lahiran ERACS dengan metode caesar biasanya?
Dokter Rumah Sakit Awal Bros Batam, Dr. Indri menjelaskan tidak semua ibu hamil bisa memilih metode ERACS saat melahirkan.
"Tidak semua bisa. Walau metode ini dipercaya sangat aman tapi tetap ada pasien
tertentu yang dianjurkan tidak melakukannya," katanya.
Oleh sebab itu menurutnya, tindakan ERACS dianjurkan untuk operasi yang clean case atau tidak berisko tinggi dan elektif.
"Contoh apabila kasus dengan risiko pendarahan yang banyak atau ibu dengan underlining disease seperti jantung maka tidak dianjurkan menggunakan ERACS," terangnya.
Lebih lanjut Dr. Indri menjelaskan perbedaan yang sangat jelas operasi sesar biasa dengan eracs terletak mempercepat pemulihan ibu, rasa sakit minim dan dapat langsung bisa berjalan pasca operasi yang mengurangi durasi rawat inap, dan mengurasi komplikasi operasi.
"Perbedaan yang menonjol dari operasi caesar biasa dan ERACS adalah waktu pemulihannya. Persalinan ERACS membuat pemulihan ibu lebih cepat, karena: Penghentian suntikan infus lebih awal. Pelepasan kateter urine lebih awal," jelasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....