Kemenkes Imbau Warga Tak Panic Buying Oseltamivir, Flu Ringan Umumnya Sembuh Sendi
- 30 Sep 2026 12:27 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying obat antivirus Oseltamivir maupun mengonsumsinya tanpa resep dokter. Pemerintah menegaskan, sebagian besar kasus influenza dapat sembuh dengan sendirinya dan tidak memerlukan obat antivirus.
Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kemenkes Lucia Rizka Andalucia mengatakan Oseltamivir tidak digunakan secara massal atau sebagai obat pencegahan tanpa pemeriksaan medis. Obat tersebut diprioritaskan bagi pasien influenza berat dan kelompok berisiko tinggi sesuai penilaian tenaga kesehatan.
“Oseltamivir bukan obat yang digunakan secara massal atau diminum untuk berjaga-jaga tanpa penilaian medis. Obat ini hanya boleh diberikan berdasarkan pemeriksaan dan pertimbangan dokter, terutama untuk pasien influenza berat yang dirawat di rumah sakit,” tegas Lucia dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, 29 September 2026.
Kemenkes menyebut kenaikan kasus influenza sejak September merupakan pola musiman yang juga terjadi di sejumlah negara ASEAN. Berdasarkan pemantauan ILI-SARI hingga pekan ke-38 2026, terdapat 1.527 spesimen positif influenza dari 8.757 pemeriksaan atau sekitar 17 persen. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 24 persen.
Plt. Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Andi Saguni juga meluruskan istilah “super flu” yang beredar di masyarakat. Menurutnya, istilah tersebut tidak dikenal dalam nomenklatur resmi WHO maupun Kemenkes. Adapun influenza A(H3N2) subclade K yang dikaitkan dengan istilah tersebut tercatat 22 kasus sepanjang 2026, turun dari 166 kasus pada 2025 dan tidak bertambah sejak April.
Untuk mengantisipasi kebutuhan pasien, Kemenkes telah mendistribusikan Oseltamivir ke 196 rumah sakit dan mengupayakan tambahan pasokan melalui produksi dalam negeri serta jalur importasi khusus. Lucia mengatakan perencanaan kebutuhan obat dilakukan berdasarkan data surveilans, bukan kepanikan masyarakat.
Dari sisi medis, Dokter Konsultan Pulmonologi Intervensi dan Kegawatdaruratan Napas Pompini Agustina Sitompul menjelaskan influenza umumnya merupakan self-limiting disease yang dapat pulih dengan istirahat dan memenuhi kebutuhan cairan. Antivirus terutama diberikan pada kasus berat yang membutuhkan oksigen serta kelompok rentan, seperti balita, lansia, ibu hamil, penderita komorbid, dan orang dengan sistem imun lemah. Kemenkes juga mengingatkan masyarakat menerapkan PHBS, mencuci tangan, menjaga etika batuk dan bersin, menggunakan masker saat sakit atau berada di keramaian, serta melakukan vaksinasi influenza tahunan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....