Kabut Asap Selimuti Batam, Ini Dampak dan Tips Menghadapinya
- 17 Sep 2026 15:33 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Kabut asap kembali menyelimuti sejumlah wilayah di Kota Batam dan membuat masyarakat perlu lebih waspada terhadap kondisi udara. Asap yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan dapat terbawa angin hingga ke wilayah perkotaan, terutama ketika kondisi cuaca kering. Selain mengurangi kenyamanan saat beraktivitas, kabut asap juga dapat menurunkan kualitas udara dan mengganggu jarak pandang.
Paparan asap dalam waktu tertentu dapat menimbulkan berbagai keluhan kesehatan, terutama pada saluran pernapasan. Partikel halus seperti PM2,5 yang terdapat dalam asap dapat masuk jauh ke dalam paru-paru. Kondisi tersebut dapat memicu batuk, iritasi tenggorokan, mata perih, hidung terasa tidak nyaman, hingga memperburuk keluhan pada orang yang memiliki gangguan pernapasan. Anak-anak, lansia, ibu hamil, serta masyarakat dengan riwayat asma atau penyakit paru perlu mendapat perhatian lebih.
Untuk mengurangi paparan, masyarakat sebaiknya membatasi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara sedang buruk. Jika harus keluar rumah, gunakan masker yang mampu menyaring partikel halus, seperti KN95 atau KF94. Aktivitas olahraga di luar ruangan juga sebaiknya dikurangi sementara dan dapat dialihkan ke dalam ruangan. Dinas Kesehatan Kepulauan Riau sebelumnya turut mengimbau masyarakat menghindari olahraga di luar ruangan ketika kabut asap masih mengganggu.
Perlindungan juga perlu dilakukan ketika berada di dalam rumah. Saat udara di luar sedang berasap, masyarakat dapat mengurangi masuknya udara luar dengan menutup pintu dan jendela, serta menggunakan air purifier jika tersedia. Ruangan juga sebaiknya tetap bersih dari sumber asap tambahan, termasuk asap rokok. Selain itu, masyarakat perlu mencukupi kebutuhan cairan dan tetap memperhatikan kondisi tubuh selama kabut asap berlangsung.
Masyarakat juga disarankan memantau informasi kualitas udara dan perkembangan kabut asap sebelum melakukan aktivitas di luar rumah. Bila muncul keluhan seperti sesak napas, batuk yang semakin berat, nyeri dada, atau kesulitan bernapas, segera cari pertolongan medis. Mengurangi paparan bukan berarti harus berhenti beraktivitas sepenuhnya, tetapi menyesuaikan kegiatan dengan kondisi udara agar kesehatan tetap terjaga selama kabut asap masih menyelimuti Batam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....