Tips Lindungi Mata dari Kabut Asap

  • 17 Sep 2026 15:13 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam – Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Batam dalam beberapa hari terakhir tidak hanya mengganggu jarak pandang, tetapi juga dapat membuat mata terasa tidak nyaman. Mata bisa menjadi kering, merah, perih, gatal hingga terasa seperti kemasukan benda asing ketika terpapar udara berasap.

Berdasarkan pemantauan BMKG, pada 15 September 2026 kualitas udara Batam sempat masuk kategori tidak sehat dengan konsentrasi PM2.5 mencapai 66,6 mikrogram per meter kubik. Kondisi kemudian membaik, dengan pemantauan BMKG pada 16 September pukul 11.00 WIB mencatat PM2.5 sebesar 29,7 mikrogram per meter kubik atau kategori sedang.

Meski kondisi kualitas udara dapat berubah, masyarakat tetap perlu menjaga kesehatan mata selama kabut asap masih terjadi. Berikut sejumlah langkah yang dapat dilakukan.

1. Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Ketika udara terlihat pekat atau kualitas udara memburuk, masyarakat sebaiknya mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama dalam waktu yang lama.

Lingkungan berasap dapat mempercepat penguapan air mata dan menyebabkan mata menjadi kering atau teriritasi. National Eye Institute (NEI) menyebut lingkungan yang berasap, berangin dan kering dapat meningkatkan risiko mata kering.

Jika harus beraktivitas di luar, usahakan memilih waktu ketika kondisi udara lebih baik dan tidak berada terlalu lama di area yang dipenuhi asap.

2. Gunakan Kacamata Saat Beraktivitas

Menggunakan kacamata saat berada di luar ruangan dapat membantu mengurangi kontak langsung mata dengan debu dan partikel di udara.

Kacamata dengan desain yang lebih menutup sisi mata atau wraparound glasses juga dapat membantu melindungi permukaan mata dari paparan lingkungan. NEI merekomendasikan penggunaan kacamata jenis tersebut bagi orang yang mengalami mata kering ketika berada di luar ruangan.

3. Jangan Mengucek Mata

Mata yang terasa gatal atau perih akibat asap sering membuat seseorang ingin menguceknya. Namun, kebiasaan tersebut sebaiknya dihindari.

Partikel atau kotoran yang menempel pada tangan dapat semakin mengiritasi permukaan mata. Sebaiknya cuci tangan terlebih dahulu dan hindari menyentuh mata dengan tangan yang belum bersih.

4. Gunakan Air Mata Buatan Jika Diperlukan

Paparan asap dapat menyebabkan mata terasa kering, perih atau seperti berpasir. Pada kondisi mata kering ringan, air mata buatan yang dijual bebas dapat membantu memberikan kelembapan pada permukaan mata.

Penggunaan obat tetes mata sebaiknya mengikuti petunjuk pada kemasan. Jika membutuhkan tetes mata secara terus-menerus atau keluhan tidak kunjung membaik, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter mata.

5. Segera Periksa Jika Keluhan Berat

Mata merah atau terasa tidak nyaman dapat terjadi akibat paparan asap. Namun, masyarakat perlu lebih waspada apabila muncul keluhan yang berat atau penglihatan terganggu.

Rasa sakit pada mata, kemerahan yang berat, keluarnya cairan, sensitif terhadap cahaya, atau penglihatan menjadi kabur dan tidak membaik merupakan kondisi yang sebaiknya diperiksakan kepada tenaga kesehatan. Gejala mata kering sendiri dapat berupa rasa terbakar, seperti berpasir, mata merah dan penglihatan kabur.

Asap Tak Hanya Mengganggu Pernapasan

Kabut asap sering dikaitkan dengan gangguan pernapasan, tetapi paparan asap juga dapat memengaruhi permukaan mata. Tinjauan sistematis mengenai paparan asap rokok pasif menemukan hubungan dengan iritasi mata, konjungtivitis dan gejala mata kering.

Karena itu, menjaga mata tetap terlindungi menjadi bagian penting ketika kualitas udara menurun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....