Bahaya Headset Bluetooth jika Berlebihan
- 15 Sep 2026 09:05 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam – Headset Bluetooth kini menjadi perangkat yang sulit dipisahkan dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mendengarkan musik, menonton video, menerima panggilan hingga mengikuti rapat daring, perangkat tanpa kabel ini menawarkan kepraktisan bagi penggunanya.
Namun, kemudahan tersebut juga perlu diimbangi dengan kebiasaan penggunaan yang aman. Penggunaan headset dalam waktu lama dengan volume tinggi dapat meningkatkan risiko gangguan pendengaran, termasuk tinnitus atau telinga berdenging.
Dilansir dari World Health Organization (WHO) dan Centers for Disease Control and Prevention (CDC), risiko gangguan pendengaran akibat penggunaan perangkat audio terutama berkaitan dengan seberapa keras suara didengar, berapa lama durasi mendengarnya, dan seberapa sering paparan tersebut terjadi.
1. Volume Terlalu Tinggi Bisa Merusak Pendengaran
Mendengarkan musik melalui headset dengan suara terlalu keras dalam waktu lama dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel sensorik di telinga bagian dalam.
Menurut WHO, paparan suara keras secara berulang dan berkepanjangan dapat menyebabkan gangguan pendengaran akibat kebisingan yang bersifat permanen. Kondisi tersebut juga dapat disertai tinnitus atau suara berdenging di telinga.
WHO menyarankan pengguna menjaga volume perangkat pada tidak lebih dari 60 persen dari volume maksimum sebagai salah satu langkah untuk mengurangi risiko.
2. Terlalu Lama Memakai Headset
Bukan hanya volume, durasi penggunaan juga berpengaruh terhadap kesehatan pendengaran.
WHO menyebutkan bahwa pada tingkat suara rata-rata 80 desibel (dB), waktu mendengar yang dianggap aman dapat mencapai sekitar 40 jam per minggu. Namun, ketika tingkat suara mencapai 90 dB, waktu paparan yang direkomendasikan turun menjadi sekitar empat jam per minggu.
Artinya, semakin keras suara yang didengarkan, semakin singkat pula waktu yang sebaiknya digunakan.
3. Telinga Perlu Beristirahat
Menggunakan headset secara terus-menerus tanpa memberikan waktu istirahat dapat meningkatkan paparan suara terhadap telinga.
WHO menyarankan pengguna mengambil jeda secara berkala dari suara keras agar telinga memiliki waktu untuk beristirahat. Pengguna yang sering melakukan panggilan atau mendengarkan musik melalui headset juga dianjurkan memberikan jeda di antara penggunaan.
4. Jangan Menaikkan Volume di Tempat Bising
Salah satu kebiasaan yang perlu dihindari adalah menaikkan volume headset untuk mengalahkan suara lingkungan, misalnya ketika berada di kendaraan umum, tempat ramai atau kawasan dengan tingkat kebisingan tinggi.
Sebagai alternatif, WHO menyarankan penggunaan headphone yang pas dan memiliki fitur noise cancelling. Fitur tersebut dapat membantu mengurangi kebutuhan untuk menaikkan volume ketika berada di lingkungan yang bising.
5. Perhatikan Tanda Gangguan Pendengaran
Pengguna headset perlu memperhatikan perubahan pada kemampuan mendengar. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain suara terdengar teredam, kesulitan mendengar suara bernada tinggi, sulit memahami percakapan di tempat ramai, sering meminta orang lain mengulangi perkataan, serta munculnya suara berdenging di telinga.
CDC menyarankan agar seseorang melakukan pemeriksaan pendengaran apabila mengalami tanda-tanda tersebut atau merasa kemampuan mendengarnya mengalami perubahan.
6. Apakah Bluetooth-nya Berbahaya?
Anggapan bahwa headset Bluetooth berbahaya hanya karena menggunakan sinyal radiofrekuensi perlu dilihat secara hati-hati.
WHO menyatakan bahwa hingga saat ini belum terdapat bukti yang meyakinkan bahwa paparan radiofrekuensi tingkat rendah dari jaringan nirkabel menyebabkan dampak buruk terhadap kesehatan. Karena itu, perhatian utama saat menggunakan headset tetap pada tingkat volume dan lama paparan suara.
Dengan demikian, penggunaan headset Bluetooth tidak harus dihindari. Yang lebih penting adalah menerapkan kebiasaan mendengar yang aman, seperti menjaga volume tetap rendah, membatasi durasi penggunaan dan memberikan waktu istirahat bagi telinga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....