Waspadai Gejala DBD sejak Dini

  • 06 Sep 2026 02:52 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam – Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit yang perlu diwaspadai karena pada sebagian kasus dapat berkembang menjadi kondisi serius. Mengenali gejala sejak awal menjadi langkah penting agar penderita dapat segera mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

DBD disebabkan oleh infeksi virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes, terutama Aedes aegypti. Gejala dengue umumnya muncul sekitar empat hingga 10 hari setelah gigitan nyamuk yang terinfeksi.

Kenali Gejala DBD

Mengutip Kementerian Kesehatan RI, beberapa gejala yang dapat muncul pada penderita dengue antara lain:

1. Demam tinggi secara mendadak

Demam merupakan salah satu gejala yang paling umum. Kementerian Kesehatan menyebut demam pada DBD dapat mencapai sekitar 40 derajat Celsius dan biasanya muncul secara tiba-tiba.

2. Sakit kepala

Penderita dapat mengalami sakit kepala, yang dapat disertai rasa tidak nyaman di belakang mata. WHO juga mencantumkan sakit kepala dan nyeri di belakang mata sebagai gejala dengue yang umum.

3. Nyeri otot dan persendian

Dengue dapat menyebabkan tubuh terasa sakit, termasuk nyeri pada otot dan persendian. Kondisi tersebut dapat membuat penderita merasa lemah dan tidak nyaman saat beraktivitas.

4. Mual dan muntah

Mual maupun muntah juga dapat menyertai infeksi dengue. WHO memasukkan mual dan muntah sebagai salah satu gejala yang umum ditemukan pada penderita dengue.

5. Ruam atau bintik kemerahan

Pada sebagian penderita dapat muncul ruam atau kemerahan pada kulit. Gejala tersebut juga termasuk dalam tanda yang dapat menyertai infeksi dengue.

Waspadai Tanda Bahaya

Masyarakat juga perlu memahami bahwa turunnya demam bukan selalu berarti penderita sudah sembuh. Fase kritis dengue dapat terjadi ketika suhu tubuh mulai menurun, sehingga kondisi penderita tetap perlu dipantau.

Segera cari pertolongan medis apabila muncul tanda bahaya seperti nyeri perut hebat, muntah terus-menerus, perdarahan dari gusi atau hidung, muntah darah, darah pada tinja atau urine, napas cepat atau sesak, tubuh sangat lemas, gelisah, atau perubahan kondisi kesadaran.

Kondisi tersebut dapat menjadi tanda dengue berat yang berisiko menyebabkan kebocoran plasma, gangguan pernapasan, perdarahan berat, syok, hingga gangguan organ.

Jangan Mendiagnosis Sendiri

Gejala demam, sakit kepala, nyeri tubuh, mual, dan ruam tidak selalu berarti seseorang mengalami DBD karena gejala tersebut dapat ditemukan pada berbagai penyakit. Diagnosis dengue dapat memerlukan pemeriksaan medis dan, bila diperlukan, pemeriksaan laboratorium. WHO menyebut pemeriksaan seperti deteksi antigen NS1 dapat digunakan untuk membantu diagnosis pada fase awal penyakit.

Karena itu, apabila mengalami demam tinggi terutama disertai gejala lain yang mengarah pada dengue, masyarakat dianjurkan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Penanganan dan pemantauan sejak dini penting untuk mencegah kondisi berkembang menjadi dengue berat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....