Cedera yang Sering Terjadi saat Jogging

  • 30 Agt 2026 07:01 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Jogging menjadi pilihan olahraga yang praktis untuk menjaga kebugaran. Namun, gerakan berulang dan beban yang terus diterima tubuh membuat pelari tetap memiliki risiko mengalami cedera, terutama jika latihan dilakukan terlalu berat.

Salah satu cedera yang sering terjadi adalah runner’s knee atau nyeri di sekitar tempurung lutut. Kondisi ini dapat muncul akibat penggunaan berlebihan dan peningkatan beban latihan yang terlalu cepat.

Cedera lainnya adalah shin splints, yaitu rasa nyeri di sepanjang bagian depan atau dalam tulang kering. Keluhan ini cukup sering terjadi pada pelari pemula yang baru meningkatkan jarak atau intensitas jogging.

Bagian kaki dan pergelangan kaki juga tidak luput dari cedera. Keseleo pergelangan kaki dapat terjadi ketika kaki mendarat dalam posisi yang kurang tepat, terutama saat berlari di permukaan yang tidak rata.

Ada juga plantar fasciitis, yang biasanya ditandai rasa nyeri pada bagian bawah tumit atau telapak kaki. Keluhan ini dapat terasa lebih kuat saat mengambil langkah pertama setelah bangun tidur.

Menurut American College of Sports Medicine, peningkatan aktivitas fisik sebaiknya dilakukan secara bertahap agar tubuh memiliki kesempatan untuk beradaptasi dengan beban latihan.

Penelitian yang dipublikasikan dalam British Journal of Sports Medicine menunjukkan bahwa cedera akibat penggunaan berlebihan merupakan salah satu masalah yang dapat dialami pelari. Faktor seperti perubahan beban latihan, teknik berlari, dan kondisi fisik dapat berperan dalam munculnya cedera.

Otot betis dan paha juga dapat mengalami ketegangan atau cedera, terutama ketika seseorang langsung berlari dengan kecepatan tinggi tanpa persiapan yang cukup.

Karena itu, pemanasan sebelum jogging dan peningkatan latihan secara bertahap menjadi langkah penting. Jangan langsung mengejar jarak jauh hanya karena tubuh terasa masih kuat pada awal latihan.

Istirahat juga merupakan bagian dari latihan. Jika tubuh mulai terasa sakit, berikan waktu untuk pemulihan dan jangan memaksakan diri melanjutkan jogging.

Jika rasa sakit semakin parah, disertai pembengkakan, sulit berjalan, atau tidak membaik setelah beristirahat, sebaiknya periksakan kondisi tersebut kepada tenaga kesehatan.

Jadi, mengenali cedera yang umum terjadi saat jogging dapat membantu kita lebih cepat menyadari tanda-tanda masalah pada tubuh. Jogging seharusnya membuat tubuh lebih bugar, bukan malah dipaksakan sampai mengalami cedera.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....