Rekomendasi Batas Konsumsi Gula dalam Satu Hari
- 28 Agt 2026 15:44 WIB
- Batam
RRI.CO ID, Batam - Penggunaan gula berlebihan dalam pola makan harian telah menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar masyarakat modern saat ini. Kepraktisan minuman manis kekinian, kopi berpenyedap, serta ragam camilan olahan kerap membuat masyarakat tidak menyadari betapa banyaknya asupan gula tambahan yang masuk ke dalam tubuh setiap harinya. Oleh karena itu, memahami dan membatasi jumlah konsumsi gula harian merupakan langkah krusial untuk mencegah timbulnya berbagai masalah kesehatan kronis sejak dini.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menetapkan batasan maksimal konsumsi gula harian bagi setiap orang adalah 50 gram per hari, atau setara dengan 4 sendok makan. Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberikan panduan yang lebih ketat dengan menyarankan pembatasan gula bebas hingga di bawah 10% dari total asupan energi harian, atau idealnya diturunkan menjadi sekitar 25 gram (setara 2 hingga 3 sendok makan) demi memperoleh manfaat kesehatan yang optimal.
Tantangan terberat dalam menjaga batas aman ini adalah keberadaan gula tersembunyi (hidden sugar) dalam produk olahan komersial. Satu porsi minuman manis berukuran sedang atau boba bisa mengandung hingga 30–40 gram gula, yang berarti telah menghabiskan hampir seluruh jatah toleransi harian seseorang dalam satu kali konsumsi. Tidak hanya pada minuman manis, gula tambahan juga kerap tersembunyi pada produk yang tampak gurih seperti saus kemasan, roti tawar, sereal sarapan, hingga makanan instan.
Konsumsi gula yang melebihi ambang batas secara terus-menerus membawa dampak buruk yang signifikan bagi organ tubuh. Penumpukan kalori berlebih dari gula dapat memicu obesitas serta merusak respons tubuh terhadap insulin, yang menjadi jalur utama timbulnya penyakit diabetes melitus tipe 2. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini juga meningkatkan kadar trigliserida darah, memicu penyakit kardiovaskular seperti jantung dan stroke, serta mempercepat kerusakan gigi.
Untuk menjaga kesehatan jangka panjang, masyarakat diimbau mulai terbiasa membaca tabel informasi nilai gizi pada setiap kemasan produk sebelum mengonsumsinya. Mengalihkan kebiasaan minum manis ke air putih, memilih buah segar sebagai sumber manis alami, serta mengurangi pesanan gula pada minuman olahan merupakan langkah sederhana yang berdampak besar. Membatasi gula harian bukanlah menghilangkan rasa manis sepenuhnya, melainkan mengendalikannya agar tubuh tetap berenergi tanpa merusak kesehatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....