Mengenal Virus Zika dan Gejala yang Wajib Diwaspadai

  • 23 Agt 2026 09:58 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Isu penyakit menular akibat gigitan nyamuk kembali menjadi perhatian masyarakat luas, terutama di wilayah tropis yang memiliki curah hujan tinggi. Selain demam berdarah dan chikungunya, ada satu jenis ancaman kesehatan lain yang tidak boleh dipandang sebelah mata, yakni infeksi virus Zika. Penyakit ini kerap kali tidak disadari karena gejalanya yang mirip dengan demam biasa, padahal efeknya bisa sangat berbahaya bagi kelompok rentan tertentu.

Dilansir dari ulasan epidemiologi serta panduan pencegahan penyakit menular dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Kementerian Kesehatan RI, virus Zika merupakan infeksi yang ditularkan terutama melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus—jenis nyamuk yang sama dengan pembawa demam berdarah.

Selain lewat gigitan nyamuk, virus ini juga diketahui dapat menular dari ibu hamil ke janin dalam kandungannya, melalui hubungan seksual, serta lewat transfusi darah. Bahaya terbesar dari infeksi ini adalah risiko terjadinya mikrodefek pada janin, seperti kelainan kepala kecil (mikrosefali), jika menyerang ibu yang sedang hamil.

Meskipun sebagian besar penderita tidak merasakan gejala yang parah, ada beberapa tanda khas yang perlu dicermati sejak dini:

  • Demam Ringan: Suhu tubuh biasanya naik namun tidak terlalu tinggi jika dibandingkan dengan penderita demam berdarah.
  • Ruam Kulit: Muncul bintik-bintik kemerahan yang menimbul pada area wajah, lengan, hingga seluruh tubuh yang sering disertai rasa gatal.
  • Nyeri Sendi dan Otot: Rasa pegal luar biasa pada otot serta pembengkakan ringan di sendi-sendi kecil seperti pergelangan tangan dan kaki.
  • Mata Merah (Konjungtivitis): Mata mengalami peradangan hingga tampak kemerahan namun umumnya tidak mengeluarkan kotoran atau bernanah.
  • Sakit Kepala dan Rasa Lemas: Tubuh terasa sangat letih dan lemas yang disertai rasa pusing berulang.
    Gejala infeksi Zika biasanya bertahan selama dua hingga tujuh hari dan sebagian besar penderita dapat pulih dengan istirahat yang cukup serta asupan cairan yang terpenuhi. Naming demikian, langkah pencegahan utama seperti gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus tetap menjadi benteng terkuat untuk melindungi keluarga dari ancaman virus ini.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....