Awas Benturan Kepala Pemicu Perdarahan Otak!

  • 22 Agt 2026 09:37 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Benturan keras pada area kepala, baik akibat kecelakaan lalu lintas, terjatuh, maupun insiden saat berolahraga, sering kali dianggap sepele jika tidak menyisakan luka luar yang terlihat. Padahal, guncangan hebat tersebut berisiko merobek pembuluh darah di dalam tengkorak dan memicu perdarahan otak yang berakibat fatal jika terlambat ditangani.

Dilansir dari ulasan medis bedah saraf serta panduan gawat darurat dari Kementerian Kesehatan RI dan situs kesehatan Halodoc, akumulasi darah akibat pembuluh yang pecah dapat menekan jaringan otak secara bertahap dan merusak sel-sel saraf secara permanen.

Bahaya utama dari cedera kepala adalah gejalanya yang tidak selalu muncul seketika. Pada beberapa kasus, penderita terlihat normal beberapa saat setelah benturan sebelum kondisi kesehatannya memburuk drastis akibat tekanan di dalam tengkorak yang terus meningkat.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Guna mencegah risiko yang mengancam jiwa, berikut adalah tanda-tanda bahaya pendarahan otak pasca-benturan kepala yang wajib Anda waspadai:

  • Sakit Kepala Parah yang Terus Memburuk: Rasa nyeri hebat di kepala yang tidak kunjung mereda meskipun telah meminum obat pereda nyeri biasa.
  • Mual dan Muntah Menyembur: Munculnya rasa mual berulang yang diikuti muntah secara mendadak tanpa riwayat masuk angin atau gangguan pencernaan.
  • Penurunan Kesadaran dan Linglung: Penderita tampak sangat mengantuk, bingung, sulit diajak berkomunikasi, hingga pingsan.
  • Kelemahan pada Satu Sisi Tubuh: Wajah tampak terkulai, atau tangan dan kaki pada salah satu sisi tubuh mendadak lemas dan sulit digerakkan.
  • Bicara Pelo dan Gangguan Penglihatan: Kesulitan merangkai kata dengan jelas serta pandangan yang mendadak kabur atau berbayang.
  • Keluarnya Cairan dari Hidung atau Telinga: Terlihat cairan bening atau darah yang mengalir keluar dari telinga maupun hidung tanpa adanya luka luar di area tersebut.
    Jika Anda atau orang terdekat mengalami benturan kepala dan menunjukkan salah satu dari gejala di atas, segera bawa korban ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis darurat. Segera memeriksakan diri adalah kunci utama untuk menyelamatkan nyawa serta meminimalkan risiko kerusakan otak yang lebih parah.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....