Kapan Anak Harus Dibawa ke Dokter
- 11 Jul 2026 09:26 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Sebagian besar penyakit ringan pada anak dapat membaik dengan perawatan di rumah. Namun, orang tua perlu mengenali tanda-tanda bahaya yang menunjukkan bahwa anak memerlukan pemeriksaan dan penanganan medis agar kondisi tidak berkembang menjadi lebih serius.
Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, anak sebaiknya segera dibawa ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami demam tinggi yang tidak kunjung turun, sesak napas, kejang, muntah atau diare terus-menerus, serta tampak sangat lemas atau sulit dibangunkan. Penanganan yang cepat dapat membantu mencegah terjadinya komplikasi.
Sementara itu, American Academy of Pediatrics menjelaskan bahwa orang tua juga perlu mewaspadai apabila anak tidak mau makan atau minum dalam waktu yang cukup lama, menunjukkan tanda-tanda dehidrasi seperti bibir kering dan buang air kecil berkurang, atau mengalami nyeri hebat yang tidak membaik. Kondisi tersebut memerlukan evaluasi oleh tenaga kesehatan.
Pada bayi, terutama yang berusia di bawah tiga bulan, demam perlu mendapatkan perhatian khusus. Orang tua dianjurkan segera membawa bayi ke dokter apabila suhu tubuh mencapai 38 derajat Celsius atau lebih karena dapat menjadi tanda adanya infeksi yang memerlukan penanganan segera.
Selain memperhatikan gejala fisik, perubahan perilaku anak juga perlu menjadi perhatian. Anak yang tampak sangat mengantuk, tidak merespons seperti biasa, menangis terus-menerus, atau sulit ditenangkan sebaiknya segera diperiksakan untuk mengetahui penyebabnya.
Dengan mengenali tanda-tanda bahaya sejak dini, orang tua dapat mengambil keputusan yang tepat mengenai kapan anak perlu mendapatkan pertolongan medis. Pemeriksaan yang dilakukan lebih awal dapat meningkatkan peluang kesembuhan sekaligus mengurangi risiko komplikasi pada anak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....