Waspada Dehidrasi pada Anak Kenali Gejala sejak Dini
- 02 Jul 2026 09:16 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam –Dehidrasi pada anak merupakan kondisi yang tidak boleh dianggap sepele. Kementerian Kesehatan menjelaskan, dehidrasi terjadi ketika tubuh kehilangan cairan lebih banyak daripada yang diterima. Kondisi ini dapat berkembang dengan cepat pada anak karena cadangan cairan tubuh mereka lebih sedikit dibandingkan orang dewasa.
Penyebab dehidrasi paling sering adalah diare dan muntah. Selain itu, demam, cuaca panas, aktivitas fisik berlebihan, hingga kurangnya asupan cairan juga dapat memicu tubuh anak kekurangan cairan. Jika tidak segera ditangani, dehidrasi dapat mengganggu fungsi organ tubuh dan berisiko menimbulkan komplikasi yang lebih serius.
Orang tua perlu mengenali tanda-tanda dehidrasi sejak dini. Gejalanya antara lain mulut dan bibir kering, mata tampak cekung, anak terlihat lemas atau mengantuk, rewel, frekuensi buang air kecil berkurang, serta urine berwarna lebih pekat. Pada kondisi yang lebih berat, anak dapat sulit dibangunkan dan tidak buang air kecil dalam waktu lama.
Apabila anak mengalami gejala tersebut, langkah pertama yang dapat dilakukan adalah memberikan cairan lebih sering, terutama oralit untuk menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang. Namun, bila anak terus-menerus muntah, tidak mampu minum, atau menunjukkan tanda dehidrasi berat, orang tua harus segera membawa anak ke fasilitas pelayanan kesehatan agar mendapat penanganan lebih lanjut, termasuk pemberian cairan infus bila diperlukan.
Kementerian Kesehatan juga mengingatkan bahwa dehidrasi dapat dicegah dengan memastikan anak minum air putih yang cukup setiap hari, terutama saat cuaca panas atau ketika sedang sakit. Pemberian cairan sejak awal saat anak mengalami diare atau muntah juga menjadi langkah penting untuk mencegah kondisi semakin memburuk.
Dengan mengenali gejala lebih awal dan memberikan penanganan yang tepat, risiko komplikasi akibat dehidrasi pada anak dapat diminimalkan. Peran orang tua dalam memastikan kebutuhan cairan anak tetap terpenuhi menjadi kunci menjaga kesehatan dan tumbuh kembangnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....