Perubahan Mood saat PMS Dapat Dikendalikan Melalui Gaya Hidup
- 30 Jun 2026 09:54 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam –Premenstrual Syndrome (PMS) merupakan kondisi yang umum dialami perempuan menjelang menstruasi. Selain keluhan fisik seperti perut kembung, nyeri PD, atau sakit kepala, PMS juga sering memengaruhi suasana hati. Perasaan mudah marah, sensitif, cemas, sedih, hingga sulit berkonsentrasi kerap muncul beberapa hari sebelum menstruasi dimulai. Gejala tersebut berkaitan dengan perubahan hormon selama siklus menstruasi yang turut memengaruhi zat kimia di otak yang berperan dalam pengaturan emosi.
Bagi sebagian perempuan, perubahan mood saat PMS dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, hubungan sosial, maupun produktivitas kerja. Namun, kondisi ini dapat dikelola dengan sejumlah langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten.
Salah satu cara yang efektif adalah menjaga aktivitas fisik. Berolahraga ringan seperti berjalan kaki, bersepeda, yoga, atau peregangan dapat membantu tubuh melepaskan endorfin yang berfungsi meningkatkan suasana hati dan mengurangi stres. Aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin juga diketahui membantu mengurangi berbagai gejala PMS.
Pola makan juga berperan penting. Mengonsumsi makanan bergizi seimbang, memperbanyak sayur, buah, kacang-kacangan, serta sumber magnesium dan kalsium dapat membantu menjaga kestabilan emosi. Sebaliknya, konsumsi berlebihan makanan tinggi gula, garam, kafein, maupun alkohol sebaiknya dibatasi karena dapat memperburuk perubahan suasana hati dan retensi cairan.
Tidur yang cukup tidak kalah penting. Kurang tidur dapat membuat seseorang lebih mudah tersinggung dan sulit mengendalikan emosi. Oleh karena itu, usahakan tidur selama 7–9 jam setiap malam, terutama menjelang periode menstruasi.
Mengelola stres juga menjadi kunci utama. Teknik relaksasi seperti meditasi, latihan pernapasan, membaca buku, mendengarkan musik yang menenangkan, atau melakukan hobi dapat membantu menurunkan ketegangan emosional yang sering muncul saat PMS.
Selain itu, mengenali pola PMS pribadi dapat membantu seseorang lebih siap menghadapi perubahan emosi. Mencatat gejala dan suasana hati setiap bulan memungkinkan perempuan memahami kapan gejala biasanya muncul sehingga dapat mengatur aktivitas, pekerjaan, dan interaksi sosial dengan lebih baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....