Masalah Pendengaran pada Anak Autisme Perlu Dideteksi Sejak Dini
- 30 Jun 2026 14:12 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Anak dengan autisme tidak selalu hanya mengalami gangguan perkembangan. Sebagian di antaranya juga dapat memiliki gangguan pendengaran yang sering kali sulit dikenali karena gejalanya mirip dengan karakteristik autisme.
Hal tersebut disampaikan Audiologis Hospital Penawar, Shazana Norfarahin Binti Moideen, dalam Indonesia Autism Summit (INAS) 2026 di Batam, Jumat, 12 Juni 2026. Menurutnya, orang tua maupun tenaga pendidik perlu memahami bahwa pemeriksaan pendengaran merupakan bagian penting dalam proses asesmen anak dengan autisme.
Ia menjelaskan bahwa anak autisme bisa saja memiliki pendengaran normal, tetapi ada pula yang mengalami gangguan pendengaran dengan tingkat keparahan berbeda. Karena itu, tidak cukup hanya mengandalkan pengamatan perilaku.
| Baca juga: Sarapan Sehat untuk Anak Dua Tahun |
"Kanak-kanak autisme boleh juga ada masalah pendengaran. Tapi ada juga yang tiada masalah pendengaran, hanya autisme sahaja. Sebab itu ujian pendengaran mesti dibuat supaya kita tahu punca sebenar," ujarnya.
Shazana mengatakan beberapa tanda yang patut diperhatikan antara lain respons yang tidak konsisten ketika dipanggil, keterlambatan bicara, kebiasaan menaikkan volume televisi atau gawai, hingga membutuhkan bantuan visual untuk memahami instruksi.
Namun, menurutnya, tanda-tanda tersebut belum tentu menunjukkan adanya gangguan pendengaran karena gejalanya juga sering ditemukan pada anak autisme. Oleh sebab itu, pemeriksaan audiologi menjadi langkah penting untuk membedakan keduanya.
| Baca juga: Berbagai Penyebab Epilepsi Kambuh |
Ia menambahkan, diagnosis yang lebih cepat memungkinkan intervensi diberikan sedini mungkin sehingga perkembangan bahasa, komunikasi, dan kemampuan sosial anak dapat ditingkatkan secara optimal.
"Tingkah laku sahaja tidak membuktikan apa-apa. Kita tidak boleh terus kata ini hanya autisme. Memang perlukan ujian pendengaran yang lengkap," katanya.
Shazana berharap orang tua tidak menunda pemeriksaan ketika menemukan perkembangan komunikasi anak yang tidak sesuai dengan usianya. Semakin cepat penyebabnya diketahui, semakin besar peluang anak memperoleh penanganan yang tepat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....