Pendekatan Neurodiversity, Remaja Autisme Percaya Diri Mengembangkan Potensi
- 30 Jun 2026 04:19 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Pendekatan neurodiversity dinilai dapat membantu remaja autisme membangun rasa percaya diri dengan memandang perbedaan cara kerja otak sebagai bagian dari keberagaman manusia, bukan sebagai kekurangan.
Hal tersebut disampaikan Psikolog Klinis Kota Batam, Raja Aulia Pitaloka, dalam Indonesia Autism Summit (INAS) 2026, Jumat, 12 Juni 2026.
Raja Aulia menjelaskan bahwa pendekatan neurodiversity mengajak masyarakat memahami setiap individu memiliki kebutuhan dan potensi yang berbeda sehingga tidak tepat jika hanya berfokus pada keterbatasan.
"Perbedaan cara kerja otak merupakan bagian dari keberagaman manusia. Yang perlu kita lakukan adalah memahami kebutuhan setiap individu dan mengembangkan potensinya," ujar Raja Aulia.
Menurutnya, dengan pendekatan tersebut remaja autisme didorong untuk mengenali kekuatan diri serta merasa bangga terhadap identitas yang dimiliki.
Ia mengatakan keberhasilan remaja autisme dalam menghadapi masa transisi menuju dewasa sangat dipengaruhi oleh dukungan keluarga, sekolah, tenaga profesional, maupun lingkungan sekitar.
Raja Aulia menilai orang tua dan guru memiliki peran sebagai sumber informasi, pendengar yang baik, sekaligus pendamping dalam setiap perubahan yang dialami remaja autisme.
"Kita harus menerima, tidak menghakimi, dan menghargai kehadiran mereka agar mereka lebih percaya diri menghadapi setiap tantangan perkembangannya," katanya.
Ia berharap semakin banyak masyarakat memahami konsep neurodiversity sehingga remaja autisme memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang, berpartisipasi di lingkungan sosial, serta mengoptimalkan potensi yang mereka miliki.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....