Mitos Kanker Anak, Kenali Fakta yang Sebenarnya

  • 23 Jun 2026 06:51 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam –Kanker anak masih sering diselimuti berbagai mitos yang dapat menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat. Padahal, pemahaman yang tepat sangat penting agar anak memperoleh penanganan medis secara cepat dan optimal.

Salah satu anggapan yang masih beredar adalah kanker anak merupakan penyakit menular. Faktanya, kanker tidak dapat berpindah dari satu orang ke orang lain melalui kontak fisik, makanan, maupun udara. Penyakit ini terjadi akibat pertumbuhan sel abnormal di dalam tubuh.

Mitos lain menyebutkan kanker anak tidak bisa disembuhkan. Kenyataannya, banyak kasus kanker pada anak memiliki peluang sembuh yang tinggi apabila terdeteksi sejak dini dan ditangani sesuai prosedur medis. Kemajuan teknologi kesehatan juga terus meningkatkan angka keberhasilan pengobatan.

Sebagian masyarakat juga percaya bahwa konsumsi gula secara langsung menyebabkan kanker tumbuh lebih cepat. Hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa gula menjadi penyebab utama perkembangan kanker pada anak.

Selain itu, penggunaan telepon seluler, jaringan Wi-Fi, maupun perangkat elektronik lainnya sering dikaitkan dengan kanker anak. Namun berbagai penelitian belum menemukan bukti kuat yang menyatakan paparan sinyal tersebut menjadi penyebab kanker pada anak.

Dilansir dari ayosehat.kemenkes.ri bahwa sebagian besar kanker anak tidak berkaitan dengan pola hidup seperti pada orang dewasa. Karena itu, deteksi dini terhadap gejala seperti demam berkepanjangan, mudah memar, benjolan yang tidak normal, penurunan berat badan tanpa sebab, atau pucat berkepanjangan menjadi langkah penting yang perlu diperhatikan orang tua.

Anak yang berhasil menjalani pengobatan juga tetap memiliki kesempatan untuk tumbuh, belajar, dan menjalani kehidupan secara normal. Dukungan keluarga, lingkungan, serta akses terhadap layanan kesehatan menjadi faktor penting dalam proses pemulihan.

Di tengah maraknya informasi kesehatan di media sosial, masyarakat diimbau untuk lebih selektif dan mengutamakan sumber informasi yang kredibel. Pemahaman yang benar mengenai kanker anak dapat membantu mengurangi stigma sekaligus meningkatkan peluang kesembuhan melalui penanganan yang lebih cepat dan tepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....