AirPods Bisa Ganggu Alat Pacu Jantung
- 17 Jun 2026 07:27 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Perkembangan teknologi menghadirkan berbagai perangkat elektronik yang memudahkan aktivitas sehari-hari. Namun di balik kemudahannya, sejumlah perangkat seperti earphone nirkabel dan smartphone ternyata dapat menimbulkan risiko bagi pengguna alat pacu jantung jika tidak digunakan dengan benar.
Dilansir dari penelitian yang dipublikasikan oleh American Heart Association, serta panduan kesehatan dari U.S. Food and Drug Administration dan Mayo Clinic, perangkat elektronik yang mengandung magnet berpotensi menyebabkan gangguan sementara pada alat pacu jantung dan perangkat medis implan lainnya.
Para peneliti menemukan bahwa beberapa perangkat modern, termasuk AirPods, earbud nirkabel, smartwatch, dan smartphone, memiliki magnet yang cukup kuat untuk mengaktifkan mode khusus pada alat pacu jantung ketika berada sangat dekat dengan dada pengguna.
Kondisi ini disebut sebagai interferensi magnetik, yakni ketika medan magnet dari perangkat elektronik memengaruhi kerja alat medis yang ditanam di dalam tubuh.
Meski kasusnya tergolong jarang, risiko tersebut tetap perlu diperhatikan, terutama bagi penderita yang menggunakan alat pacu jantung atau defibrillator implan.
Beberapa tanda yang perlu diwaspadai apabila terjadi gangguan pada alat pacu jantung antara lain pusing mendadak, jantung berdebar tidak normal, sesak napas, mudah lelah, hingga rasa ingin pingsan. Jika gejala tersebut muncul, pengguna disarankan segera menjauhkan perangkat elektronik dari area dada dan berkonsultasi dengan tenaga medis.
Para ahli merekomendasikan agar perangkat seperti smartphone dan AirPods disimpan setidaknya sekitar 15 sentimeter dari alat pacu jantung. Selain itu, pengguna sebaiknya menghindari menyimpan ponsel di saku baju yang tepat berada di atas posisi alat pacu jantung.
Meskipun demikian, masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan. Penggunaan AirPods maupun smartphone tetap aman bagi sebagian besar pengguna alat pacu jantung selama mengikuti petunjuk penggunaan dan menjaga jarak yang dianjurkan.
Dengan semakin banyaknya perangkat elektronik yang menggunakan magnet kuat, pemahaman mengenai potensi interferensi menjadi penting agar teknologi dapat dimanfaatkan dengan aman tanpa mengganggu kesehatan pengguna.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....