RRI.CO.ID,Batam - Umbi-umbian yang mengandung pati ini banyak tumbuh di negara tropis, termasuk Indonesia. Teksturnya yang empuk serta aroma dan rasanya yang khas setelah diolah membuat singkong banyak digemari.
Apalagi, singkong termasuk umbi yang mudah dikreasikan menjadi beragam hidangan, seperti singkong rebus, getuk, atau tiwul. Bagi masyarakat Indonesia, singkong rebus sudah menjadi hidangan yang sangat familiar. Tidak hanya murah dan mudah didapat, manfaat singkong rebus pun sangat beragam,
Tak cukup sampai di situ saja, singkong juga mengandung pati resisten, yakni salah satu jenis karbohidrat kompleks. Jenis karbohidrat ini lebih sehat karena tidak menyebabkan lonjakan kadar gula darah setelah makan. Selain itu, pati resisten juga akan difermentasi di usus besar dan menjadi makanan bagi bakteri baik di usus. Kandungan pati resisten dalam singkong bisa meningkat ketika singkong dimasak dan didinginkan. Jadi, merebus singkong adalah salah satu cara terbaik untuk mendapatkan lebih banyak asupan pati resisten.
| Baca juga: Kandungan Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan |
Melimpahnya nutrisi dalam singkong rebus membuat umbi-umbian yang banyak diolah menjadi jajanan tradisional ini kaya akan manfaat. Supaya kamu makin tertarik untuk menjadikannya sebagai sumber karbohidrat harian,
Berikut adalah beberapa manfaat singkong rebus untuk kesehatan :
1. Menjaga daya tahan tubuh
Tak seperti nasi putih, singkong rebus mengandung vitamin C dan antioksidan yang dapat menjaga tubuh supaya tidak mudah sakit. Nutrisi penting ini dapat meningkatkan kinerja sel darah putih, yakni sel yang berfungsi untuk melawan infeksi di dalam tubuh.
| Baca juga: Beragam Manfaat Kopi untuk Kesehatan |
Kandungan vitamin C dalam singkong rebus cukup tinggi, bahkan bisa memenuhi sekitar 25% kebutuhan vitamin C orang dewasa, lho. Bila kamu mengonsumsi singkong 3 kali sehari dan dipadukan dengan makanan kaya dengan vitamin C , tentu kebutuhan vitamin C harianmu lebih mudah terpenuhi.
2. Menambah energi
Singkong rebus mengandung karbohidrat yang dapat menjadi sumber energi bagi tubuh. Nutrisi ini membantu tubuh tetap bertenaga saat beraktivitas dan membuat perut terasa kenyang lebih lama. Karena itu, singkong rebus cocok dijadikan camilan sehat atau pengganti sumber karbohidrat sehari-hari.
3. Melancarkan pencernaan
Pencernaan yang sehat adalah salah satu faktor penting yang menentukan kesehatan tubuh. Nah, untuk menjaga fungsi dan kesehatan saluran cerna, kamu perlu mengonsumsi makanan yang sehat.
| Baca juga: Ragam Manfaat Vitamin A untuk Anak |
Karena mengandung karbohidrat kompleks dan prebiotik yang berperan sebagai makanan bagi bakteri baik di usus, singkong rebus sangat baik dikonsumsi untuk kesehatan saluran cerna. Selain itu, singkong juga kaya akan serat yang bisa melunakkan tinja, sehingga bisa mencegah dan mengatasi sembelit.
4. Mengendalikan kadar gula darah
Pati resisten dalam singkong rebus tak hanya baik untuk saluran cerna, tetapi juga bisa meningkatkan kemampuan tubuh dalam merespons insulin, Makin tinggi respons tubuh terhadap insulin, artinya makin baik pula kemampuan tubuhmu dalam mengendalikan kadar gula darah.
Selain itu, singkong juga memiliki indeks glikemik yang rendah, malah jauh lebih rendah dari nasi putih. Dengan begitu, singkong rebus tidak menyebabkan lonjakan kadar gula darah yang drastis setelah makan. Makanya, singkong rebus cocok untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes.
5. Menjaga kesehatan otak
Untuk menjaga kesehatan dan fungsi otak, tubuh membutuhkan aneka nutrisi mulai dari antioksidan, vitamin, mineral, serta karbohidrat. Nah, singkong rebus mengandung vitamin B, vitamin C, tembaga, serta berbagai antioksidan yang sangat baik untuk menjaga kesehatan otak. Selain itu, kandungan serat pada singkong juga bisa menurunkan kolesterol dan menjaga aliran darah ke otak tetap lancar, sehingga otak akan senantiasa berfungsi dengan optimal.
6. Menurunkan tekanan darah tinggi
Manfaat singkong rebus yang satu ini dipersembahkan oleh kandungan kalium di dalamnya. Kalium bisa menurunkan tekanan darah tinggi berkat perannya dalam meredakan ketegangan di pembuluh darah dan menyeimbangkan kadar garam dalam tubuh.