Kacamata Hitam Bantu Cegah Tumor Kelopak Mata

  • 03 Jun 2026 20:14 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Dokter spesialis mata Tri Wahyu mengingatkan pentingnya penggunaan kacamata hitam yang memiliki perlindungan terhadap sinar ultraviolet (UV) untuk menjaga kesehatan area mata. Menurutnya, penggunaan kacamata anti-UV dapat membantu mengurangi risiko gangguan pada kelopak mata, termasuk kemungkinan munculnya tumor akibat paparan sinar matahari dalam jangka panjang.

Dalam sebuah diskusi kesehatan di Jakarta, dr. Tri menjelaskan bahwa perlindungan dari sinar matahari tidak hanya diperlukan untuk kulit, tetapi juga untuk area mata dan kelopak mata. Selain menggunakan tabir surya, masyarakat yang sering beraktivitas di luar ruangan disarankan memakai kacamata hitam dengan perlindungan UV guna meminimalkan dampak buruk radiasi matahari.

Ia menjelaskan bahwa paparan sinar matahari secara terus-menerus selama bertahun-tahun dapat menjadi salah satu faktor risiko munculnya karsinoma sebasea, yaitu tumor ganas yang berkembang pada kelenjar minyak di kulit. Jenis tumor ini diketahui lebih sering ditemukan pada laki-laki dibandingkan perempuan.

Menurut dr. Tri, gejala awal karsinoma sebasea kerap menyerupai bintitan karena muncul dalam bentuk benjolan kecil yang tampak merah dan bengkak pada kelopak mata. Namun, berbeda dengan bintitan biasa, benjolan akibat tumor ganas umumnya tidak membaik meskipun telah mendapatkan pengobatan atau tindakan medis yang sesuai.

Apabila ditemukan sejak dini, karsinoma sebasea dapat ditangani melalui prosedur operasi untuk mengangkat jaringan tumor yang kemudian dilanjutkan dengan tindakan rekonstruksi pada area yang terdampak. Karena itu, pemeriksaan medis perlu segera dilakukan jika benjolan pada kelopak mata tidak kunjung sembuh.

Selain tumor, dr. Tri juga menjelaskan bahwa benjolan pada kelopak mata sering kali disebabkan oleh infeksi, seperti hordeolum atau yang lebih dikenal sebagai bintitan. Kondisi ini terjadi akibat infeksi pada kelenjar di sekitar folikel rambut pada tepi kelopak mata dan sering dialami oleh orang yang banyak beraktivitas di lingkungan berdebu atau luar ruangan.

Sementara itu, kalazion merupakan benjolan yang muncul akibat penyumbatan kelenjar meibom pada kelopak mata. Baik hordeolum maupun kalazion umumnya dapat diatasi dengan pemberian antibiotik, kompres hangat, serta pijatan ringan pada area kelopak mata sesuai anjuran dokter.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa tumor pada kelopak mata menyumbang sekitar 5 hingga 10 persen dari seluruh kasus keganasan kulit. Meski demikian, risiko kanker kulit diketahui lebih tinggi pada individu berkulit terang dibandingkan mereka yang memiliki pigmen kulit lebih gelap, seperti masyarakat Asia dan Austronesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....