Kenali Etika Batuk yang Benar agar Tidak Menularkan Penyakit

  • 29 Mei 2026 09:13 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam – Batuk merupakan mekanisme alami tubuh untuk membersihkan saluran pernapasan dari lendir, debu, maupun zat asing lainnya. Namun, saat seseorang batuk, ribuan percikan kecil atau droplet dapat keluar dari mulut dan hidung. Droplet inilah yang berpotensi membawa berbagai kuman penyebab penyakit, seperti influenza, batuk pilek, hingga infeksi saluran pernapasan lainnya. Karena itu, menerapkan etika batuk yang benar menjadi langkah sederhana namun sangat penting untuk melindungi orang-orang di sekitar.

Salah satu kesalahan yang masih sering dilakukan adalah batuk tanpa menutup mulut dan hidung. Kebiasaan ini dapat membuat droplet menyebar hingga beberapa meter dan menempel pada berbagai permukaan benda. Ketika orang lain menyentuh benda yang terkontaminasi lalu menyentuh wajahnya, risiko penularan penyakit pun meningkat. Oleh karena itu, setiap orang dianjurkan untuk selalu menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin.

Disampaikan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dari laman Instagram Kemenkes_ri membeberkan kiat aman untuk batuk yang paling dianjurkan adalah menutup mulut dan hidung menggunakan tisu sekali pakai. Setelah digunakan, tisu harus segera dibuang ke tempat sampah tertutup dan tangan segera dicuci menggunakan sabun dan air mengalir.

“Jika tidak tersedia tisu, gunakan bagian dalam siku atau lengan atas untuk menutupi batuk. Metode ini dinilai lebih aman dibandingkan menggunakan telapak tangan karena dapat mengurangi risiko penyebaran kuman melalui sentuhan,” ungkapnya.

Selain menerapkan etika batuk, penggunaan masker saat sedang mengalami gejala batuk juga sangat dianjurkan, terutama ketika berada di tempat umum atau berinteraksi dengan banyak orang. Masker membantu menahan droplet agar tidak menyebar ke lingkungan sekitar sekaligus memberikan perlindungan tambahan bagi orang lain.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....