Faktor Tersembunyi Penyebab Kolesterol Tinggi
- 05 Mei 2026 13:13 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam – Kadar Kolesterol Tinggi kerap meningkat tanpa gejala yang jelas. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memicu penumpukan plak di arteri, menghambat aliran darah, serta meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Selain pola makan, para ahli kardiologi menyebut ada beberapa faktor lain yang diam-diam memengaruhi kadar kolesterol, seperti genetika, kualitas tidur, dan peradangan kronis. Dokter jantung Bharat Sangani dan Nathaniel Lebowitz menekankan bahwa faktor genetik sering kali terabaikan.
| Baca juga: Perlu diketahui Ini Penyebab Kencing Berbusa |
Salah satu faktor genetik tersebut adalah kadar lipoprotein(a) atau Lp(a) yang tinggi. Zat ini dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular meskipun hasil pemeriksaan kolesterol biasa tampak normal. Lp(a) sendiri merupakan partikel kolesterol yang bersifat lengket dan dapat memicu pembekuan darah serta peradangan di arteri, sehingga mempercepat pembentukan plak.
Karena faktor genetik tidak mudah diatasi hanya dengan perubahan gaya hidup, para ahli menekankan pentingnya pemeriksaan kolesterol secara rutin untuk mendeteksi risiko sejak dini.
| Baca juga: Asam Jawa, Bahan Dapur yang Kaya Khasiat |
Selain itu, kualitas tidur juga berpengaruh terhadap keseimbangan kolesterol. Kurang tidur dapat mengganggu hormon yang mengatur metabolisme, meningkatkan hormon stres seperti kortisol, serta memengaruhi nafsu makan. Kondisi ini dapat berdampak pada peningkatan kadar kolesterol jahat (LDL) dan mengganggu proses pembersihan kolesterol dalam tubuh.
Ahli gizi Michelle Routhenstein menambahkan bahwa peningkatan kortisol juga berpotensi menyebabkan kenaikan berat badan serta memperburuk profil lemak darah.
Faktor lain yang turut berperan adalah peradangan kronis. Kondisi ini, yang bisa dipicu oleh penyakit autoimun, gangguan gusi, atau infeksi berkepanjangan, dapat mengubah cara tubuh mengelola lemak dan meningkatkan risiko penumpukan plak di arteri.
Untuk itu, para ahli menyarankan agar masyarakat rutin melakukan pemeriksaan profil lemak, menjaga kualitas tidur, menerapkan gaya hidup sehat, serta mengelola stres dengan baik guna mengontrol kadar kolesterol dalam tubuh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....