Tips Latihan Pelari Pemula Lebih Efektif

  • 05 Mei 2026 11:36 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Pelari pemula disarankan untuk tidak hanya berfokus pada aktivitas berlari, tetapi juga memperhatikan latihan penunjang agar kebugaran tubuh tetap seimbang. Sport Science Coach, Matias Ibo, menekankan pentingnya latihan kekuatan sebagai bagian dari rutinitas yang kerap diabaikan.

Menurutnya, latihan kekuatan bukan bertujuan membesarkan otot, melainkan memperkuat serat otot serta meningkatkan jumlah mitokondria sebagai sumber energi. Dengan otot yang lebih kuat, pelari dapat meningkatkan daya tahan dan kecepatan, terutama jika dikombinasikan dengan latihan lari berintensitas rendah.

Ia menjelaskan bahwa semakin banyak mitokondria dalam otot, semakin baik kemampuan tubuh untuk berlari lebih jauh dan lebih cepat. Hal ini bisa diperoleh melalui latihan lari di zona intensitas ringan atau lari santai.

Selain itu, Matias juga mengingatkan pentingnya memilih sepatu yang tepat guna menghindari cedera seperti Shin splints. Ia menilai banyak pelari pemula terlalu cepat menggunakan sepatu berteknologi tinggi seperti supershoes, padahal belum tentu sesuai dengan kebutuhan latihan mereka.

Sebagai solusi, ia menyarankan pelari memiliki setidaknya dua jenis sepatu, yakni untuk latihan ringan dan untuk sesi latihan dengan intensitas tinggi. Meski membutuhkan biaya lebih, langkah ini dinilai lebih efektif dibanding harus menghabiskan waktu untuk pemulihan cedera.

Sementara itu, Jakarta Running Coach, Aditya Madya Pamungkas, atau yang akrab disapa Dodit, menawarkan pendekatan berbeda dengan menyarankan latihan berbasis durasi waktu, bukan jarak tempuh. Metode ini dinilai lebih membantu pelari menjaga konsistensi serta mengurangi tekanan saat berlatih.

Ia mencontohkan, pelari bisa melakukan lari santai selama 60 menit tanpa harus terpaku pada jumlah kilometer. Dengan fokus pada durasi, pelari cenderung lebih rileks dan tidak terburu-buru, sehingga dapat meningkatkan kapasitas jantung secara bertahap.

Dodit menambahkan, jika metode ini dilakukan secara rutin, peningkatan performa biasanya mulai terlihat setelah sekitar tiga bulan. Selain itu, pendekatan ini juga lebih aman karena dapat mengurangi risiko cedera akibat latihan berlebihan dalam waktu singkat.

Dengan menerapkan pola latihan yang seimbang dan terencana, pelari pemula diharapkan mampu meningkatkan performa secara bertahap sekaligus menjaga kondisi tubuh tetap optimal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....