Campak Tak Hanya Menyerang Anak, Orang Dewasa Juga Perlu Waspada
- 27 Apr 2026 15:02 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Banyak orang mengira campak hanya penyakit masa kecil yang akan hilang seiring bertambahnya usia. Padahal, kenyataannya tidak demikian. Campak bisa menyerang siapa saja, termasuk orang dewasa—terutama mereka yang belum pernah divaksin atau tidak memiliki kekebalan tubuh terhadap virus ini.
Campak merupakan penyakit infeksi yang sangat mudah menular. Penularannya terjadi melalui percikan air liur saat penderita batuk, bersin, atau bahkan berbicara. Virusnya dapat bertahan di udara maupun permukaan benda selama beberapa jam, sehingga risiko penyebarannya menjadi sangat tinggi, terutama di tempat yang padat dan tertutup.
Gejala campak biasanya muncul dalam waktu 7 hingga 14 hari setelah seseorang terpapar virus. Awalnya, penderita akan mengalami demam tinggi, batuk, pilek, serta mata merah yang sensitif terhadap cahaya. Setelah itu, muncul bintik putih kecil di dalam mulut yang dikenal sebagai bercak Koplik, diikuti ruam merah yang dimulai dari wajah dan menyebar ke seluruh tubuh. Kondisi ini sering disertai rasa lemas dan penurunan nafsu makan.
Pada orang dewasa, campak cenderung menimbulkan gejala yang lebih berat dibandingkan pada anak-anak. Demam bisa lebih tinggi, rasa tidak nyaman lebih intens, dan masa pemulihan biasanya lebih lama. Risiko komplikasi pun meningkat, terutama bagi mereka yang memiliki penyakit kronis atau daya tahan tubuh yang lemah.
Komplikasi yang dapat terjadi tidak bisa dianggap sepele. Infeksi paru-paru atau Pneumonia menjadi salah satu yang paling sering, diikuti infeksi telinga, diare berat, hingga Ensefalitis yang dapat menyebabkan kejang dan penurunan kesadaran. Pada ibu hamil, campak bahkan dapat meningkatkan risiko keguguran atau kelahiran prematur.
Karena itu, pencegahan menjadi langkah paling penting. Salah satu cara efektif adalah melalui vaksinasi Vaksin MMR (Measles, Mumps, Rubella). Vaksin ini membantu tubuh membentuk kekebalan terhadap virus penyebab campak. Orang dewasa yang belum pernah mendapatkan vaksin atau tidak memiliki riwayat imunisasi yang jelas sangat dianjurkan untuk melengkapinya.
Selain vaksinasi, langkah sederhana seperti menghindari kontak dengan penderita, menggunakan masker saat sakit, rutin mencuci tangan, serta menjaga daya tahan tubuh juga berperan penting dalam mencegah penularan.
Pada akhirnya, campak bukan sekadar penyakit anak-anak. Kesadaran untuk melindungi diri perlu dimiliki oleh semua usia. Dengan langkah pencegahan yang tepat, risiko penyakit ini dapat ditekan, sehingga kesehatan tetap terjaga di setiap tahap kehidupan.
Sumber
Awal Bross Hospital
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....